Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Pengabdian Masyarakat

UNM Kampus Margonda Bersama Badan Santunan Anak Yatim: Optimalkan AI untuk Kreativitas dan Produktivitas di Era Digital

badge-check

Depok, NusamandiriNews–Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Margonda kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar pada Sabtu, 22 Maret 2025 di UNM Kampus Margonda. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan UNM kampus Margonda dan diikuti oleh peserta dari mitra Badan Santunan Anak Yatim. Acara ini diprakarsai oleh dosen-dosen dari Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UNM.

Dengan mengangkat tema “Pemanfaatan Kecerdasan Buatan untuk Meningkatkan Kreativitas dan Produktivitas di Era Digital”, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta wawasan praktis kepada peserta mengenai bagaimana teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas di era digital yang serba cepat ini.

Baca juga: Entrepreneur Fest 2024: Ajang Unjuk Gigi Bisnis Mahasiswa UNM Kampus Margonda

UNM Kampus Margonda Gelar Pengabdian Masyarakat

Andry Maulana, selaku narasumber sekaligus dosen FTI UNM, menyampaikan bahwa penting bagi generasi muda maupun masyarakat umum untuk mengenal dan memahami perkembangan teknologi, agar tidak hanya menjadi konsumen tetapi juga mampu menjadi inovator.

“Kami ingin peserta tidak hanya mengenal AI sebagai konsep, tetapi juga memahami bagaimana menggunakannya secara nyata untuk menghasilkan karya dan mempermudah aktivitas mereka. AI kini hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari desain otomatis, pembuatan konten, hingga asisten virtual. Semua itu bisa menjadi peluang besar jika dipahami dengan baik,” jelas Andry.

Ia juga menambahkan bahwa di era digital saat ini, mengenal AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Teknologi ini telah menyatu dalam banyak aspek kehidupan, dari pendidikan, industri kreatif, hingga bisnis kecil. AI memungkinkan seseorang bekerja lebih efisien, berpikir lebih kreatif, dan menghasilkan solusi inovatif dengan cara yang sebelumnya tidak terpikirkan.

“Dengan mengenal AI sejak dini, kita bisa mengembangkan kreativitas tanpa batas dan meningkatkan produktivitas secara signifikan. AI bukan pengganti manusia, tapi alat bantu luar biasa yang bisa kita arahkan untuk memperkuat kemampuan kita,” tambahnya.

Ia menyatakan kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan edukatif, di mana peserta diberikan materi secara bertahap serta diajak langsung mencoba beberapa aplikasi berbasis AI yang dapat digunakan secara gratis dan mudah. Mereka tampak antusias mencoba berbagai tools yang diperkenalkan, seperti aplikasi desain berbasis AI, chatbot, serta platform pembuat konten otomatis.

“Bagi masyarakat yang ingin mendalami kecerdasan buatan secara lebih serius dan terstruktur, Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda membuka kesempatan untuk belajar di Program Studi Informatika atau Sistem Informasi. Di jurusan ini, mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran yang mendalam mengenai teknologi AI, pemrograman, data science, serta berbagai penerapannya di dunia nyata. Pendaftaran bisa dilakukan dengan mudah melalui laman pmb.nusamandiri.ac.id atau aplikasi MyNusa PMB yang tersedia di Playstore,” paparnya.

Baca juga: Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda Akan Berbagi Santunan Pada Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama

Program pengabdian masyarakat ini, tegasnya merupakan bentuk pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Dengan menggandeng mitra dari Badan Santunan Anak Yatim, UNM ingin menunjukkan bahwa edukasi teknologi bisa dinikmati oleh semua kalangan, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang yang kurang beruntung secara ekonomi.

“Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, melalui FTI, berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa di masa mendatang, guna membangun masyarakat yang adaptif, kreatif, dan unggul di tengah gelombang digitalisasi yang kian masif,” tutupnya. (UMF)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Budidaya Ikan Masih Manual Begini Cara UNM Bawa AI dan IoT ke Tambak Akuakultur

18 Mei 2026 - 15:42 WIB

UNM Bawa AI dan IoT ke Tambak Akuakultur

Desa Masih Ribet Urus Administrasi Manual UNM Siapkan Transformasi Digital untuk Pelayanan Publik

18 Mei 2026 - 15:32 WIB

UNM Siapkan Transformasi Digital

Data Remaja Masjid Masih Berantakan, UNM Ajak Madaris JIC Naik Kelas Digital

12 Mei 2026 - 15:17 WIB

UNM Ajak Madaris JIC Naik Kelas Digital

PKK Cibubur Go Digital! Dosen UNM Latih Ibu-Ibu Kuasai Microsoft Word dan Excel

11 Mei 2026 - 15:36 WIB

Dosen UNM Latih Ibu-Ibu Kuasai Microsoft Word dan Excel

Warga Cikoko Diajari AI oleh Dosen UNM, UMKM Kini Bisa Bikin Promosi Digital Lebih Cepat

11 Mei 2026 - 15:14 WIB

UMKM Kini Bisa Bikin Promosi Digital Lebih Cepat
Sedang Tren di Pengabdian Masyarakat
Numa Chat
AI Agent yang siap menjawab pertanyaan kamu...
🎓

Program Studi

Informasi tentang jurusan dan program studi

💲

Beasiswa

Info beasiswa dan cara mendaftar

🧾

Biaya Kuliah

Informasi biaya dan metode pembayaran

📄

Pendaftaran

Cara daftar dan syarat pendaftaran

🏢

Fasilitas Kampus

Informasi fasilitas dan lingkungan kampus