Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

LSP Nusa Mandiri Tingkatkan Kompetensi Asesor, Jamin Mutu Sertifikasi Nasional

badge-check

NusamandiriNews, Bekasi–Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Nusa Mandiri, bagian dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kompetensi Asesor dalam rangka Recognition Current Competency (RCC). Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu 26-27 Agustus 2025 di Wisma BSI Kaliabang, Bekasi, ini fokus pada peningkatan profesionalisme dan kualitas asesmen. Kegiatan ini dihadiri oleh para asesor yang berkomitmen untuk meningkatkan standar mutu sertifikasi kompetensi.

Pelatihan menghadirkan Dr Muhaemin dan Ir Muhammad Najib, Master Asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sebagai narasumber. Kedua pakar tersebut memberikan materi penting terkait penguatan kompetensi asesor agar tetap konsisten menjaga standar profesionalisme dan kualitas asesmen sesuai regulasi dan kebutuhan industri.

Baca juga: UNM: Profesionalisme Asesor Jadi Kunci Sukses Lulusan di Era Digital

LSP Nusa Mandiri Tingkatkan Kompetensi Asesor

Direktur LSP Nusa Mandiri, Sidik menegaskan komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kapasitas asesor.

“Kami berkomitmen untuk mendukung para asesor dalam menghadapi tantangan asesmen berbasis kompetensi. Melalui RCC ini, kami ingin memastikan setiap asesor memiliki bekal, pemahaman, dan keterampilan yang memadai untuk menjaga kredibilitas serta kualitas sertifikasi,” ungkapnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Selasa (26/8).

Muhaemin, mewakili BNSP, menekankan peran vital RCC dalam menjaga validitas lisensi asesor. “Asesor adalah garda terdepan dalam menjamin mutu sertifikasi. RCC menjadi instrumen penting agar lisensi tetap sah, kredibel, dan berkelanjutan. Dengan begitu, hasil asesmen yang diberikan kepada peserta sertifikasi akan memiliki keabsahan serta nilai yang diakui dunia industri,” jelas Muhaemin.

Baca juga: UNM Raih Akreditasi Unggul: Prodi Informatika Jadi Primadona

Pelatihan ini tak hanya sebatas penguatan kompetensi, tetapi juga menjadi forum komunikasi antarasesor, pembaruan pemahaman regulasi, dan wadah berbagi pengalaman untuk meningkatkan kualitas asesmen di LSP Nusa Mandiri.

Sidik menambahkan, dengan pelatihan RCC ini, LSP Nusa Mandiri berharap seluruh asesor dapat lebih siap, profesional, dan konsisten dalam menjalankan tugas, sehingga mampu menjaga kepercayaan industri terhadap sertifikasi kompetensi yang mereka berikan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cuma Gelar Tak Cukup? UNM Uji Mahasiswa Manajemen dengan Digital Marketing

10 Februari 2026 - 14:12 WIB

UNM Uji Mahasiswa Manajemen dengan Digital Marketing

Prodi Bisnis Digital UNM Siap Cetak Inovator Digital, Apakah Kamu Siap?

10 Februari 2026 - 13:42 WIB

Prodi Bisnis Digital UNM Siap Cetak Inovator Digital

Biaya Kuliah Fleksibel di UNM, Siapkah Generasi Muda Hadapi Tantangan Ekonomi Digital?

10 Februari 2026 - 12:22 WIB

Biaya Kuliah Fleksibel di UNM

Mahasiswa UNM Ciptakan CloUp, Bisakah Fashion Preloved Selamatkan Bumi?

10 Februari 2026 - 11:13 WIB

Mahasiswa UNM Ciptakan CloUp

Kesempatan Langka! Beasiswa Prodi Bisnis Digital UNM Siap Digarap Generasi Muda

10 Februari 2026 - 10:56 WIB

Beasiswa Prodi Bisnis Digital UNM
Sedang Tren di Berita