Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Strategi Mahasiswa UNM Ciptakan Pekerjaan Layak di Sektor Informal

badge-check


					Strategi Mahasiswa UNM Ciptakan Pekerjaan Layak di Sektor Informal Perbesar

NusamandiriNews, Depok–Sebagai bagian dari implementasi mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), mahasiswa semester 3 Program Studi Bisnis Digital, Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, melaksanakan kegiatan wawancara kepada pedagang kaki lima di kawasan Stasiun Pondok Cina, Selasa (30/12). Kegiatan ini mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Kegiatan diikuti oleh mahasiswa Allyzra Mawar Apringga, Ni Komang Ayu Berliana, Alisya Estin Kamila, Frederika Manuela Lawalata, dan Nadine Bunga Nauli. Berdasarkan hasil wawancara, pedagang menjelaskan bahwa usaha yang dijalankan merupakan usaha kuliner untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Nilai jual usaha terletak pada cita rasa khas, harga terjangkau, dan pelayanan ramah, sehingga mampu membedakan dari pedagang sejenis.

Baca juga: Prodi Bisnis Digital UNM Lahirkan Entrepreneur Muda Siap Bersaing Global

Strategi Mahasiswa UNM Ciptakan Pekerjaan Layak

Target pasar utama usaha ini adalah mahasiswa, pekerja, dan warga sekitar Pondok Cina. Usaha tersebut bermula dari pengalaman bekerja bersama orang lain, yang kemudian mendorong pedagang untuk membuka usaha sendiri.

Kegiatan usaha hanya dilakukan secara offline di satu lokasi, dengan modal awal berasal dari dana pribadi. Pedagang menyampaikan bahwa usaha mulai mencapai titik balik modal setelah beberapa bulan berjalan, meskipun pendapatan harian masih fluktuatif.

Dari sisi legalitas, usaha telah memiliki surat izin resmi, menandakan upaya pelaku usaha menciptakan pekerjaan yang lebih tertib dan layak, meskipun sektor informal masih menghadapi tantangan dalam perlindungan dan keberlanjutan.

Melalui wawancara ini, mahasiswa memperoleh pemahaman langsung mengenai peran sektor informal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penciptaan pekerjaan yang layak, inklusif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencapaian SDGs 8.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kaprodi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, menyatakan kegiatan wawancara ini memberi mahasiswa pengalaman nyata dalam memahami dinamika usaha di sektor informal.

Baca juga: Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Ikuti Sosialisasi Sertifikasi Analis Program

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana pedagang menciptakan nilai, menjaga keberlanjutan usaha, dan membangun pekerjaan yang layak. Ini sesuai dengan visi Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis, yang menekankan pembelajaran berbasis praktik dan keterlibatan langsung dengan dunia usaha,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (5/1).

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam membekali mahasiswa tidak hanya dengan pengetahuan akademik, tetapi juga pemahaman praktis terkait kewirausahaan, pertumbuhan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja yang inklusif dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siapkah Anak Hadapi Era Digital? UNM Kupas Tuntas Lewat Workshop Parenting 2026, Buruan Cek Peluang Beasiswanya!

20 April 2026 - 14:56 WIB

UNM Kupas Tuntas Lewat Workshop Parenting 2026

90% Recruiter Cek Jejak Digital, Ini Pentingnya Personal Branding Bagi Mahasiswa

20 April 2026 - 14:40 WIB

90% Recruiter Cek Jejak Digital

IPK Tinggi Tak Lagi Jadi Penentu, Ini Skill yang Dicari Perusahaan dari Mahasiswa Gen Z

20 April 2026 - 14:36 WIB

IPK Tinggi Tak Lagi Jadi Penentu

Data Scientist hingga AI Engineer, Ini Skill yang Harus Dipelajari Mahasiswa Sejak Kuliah

20 April 2026 - 14:28 WIB

Data Scientist hingga AI Engineer

Digitalisasi PKK Berbasis Website dari UNM Lolos Pendanaan 2026, Siapkah Warga Naik Level?

20 April 2026 - 09:14 WIB

Digitalisasi PKK Berbasis Website dari UNM Lolos Pendanaan 2026
Sedang Tren di Berita