
NusamandiriNews, Jakarta — Pengalaman industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Hal itu dirasakan Inka Fiorentina Ambarita, mahasiswa semester 7 Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang mengikuti Internship Experience Program (IEP) di RedDoorz, perusahaan di bidang teknologi dan hospitality.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri mendorong mahasiswa menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan industri. Bagi Inka, IEP menjadi kesempatan untuk memahami penerapan ilmu Manajemen sekaligus membangun pengalaman profesional.
Baca juga:Magang di GMF AeroAsia, Mahasiswa UNM Asah Kompetensi Jadi System Analyst
Mahasiswa Manajemen UNM Magang di RedDoorz
Selama magang, Inka terlibat dalam aktivitas sales dan marketing, mulai dari promosi hotel, menawarkan promo, berkomunikasi dengan customer, hingga mencari peluang group booking. Ia juga memanfaatkan platform RedSeller untuk mengelola harga dan promo serta mengikuti training, webinar, dan workshop perusahaan.
Sejumlah kompetensi yang diperoleh di Program Studi Manajemen turut mendukung pekerjaannya, seperti manajemen, pemasaran, komunikasi bisnis, teamwork, leadership, dan problem solving. Pengalaman tersebut juga membuatnya semakin tertarik pada bidang business development, sales, dan marketing.
“Berkolaborasi dengan para profesional di RedDoorz menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya belajar bagaimana berkomunikasi, menerima arahan dan feedback, serta bekerja secara lebih disiplin dan bertanggung jawab,” ujar Inka.
Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menilai IEP memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menguji kompetensi sekaligus membangun kemampuan yang dibutuhkan industri.
“Internship Experience Program merupakan fasilitas yang memberikan ruang kepada mahasiswa untuk merasakan pengalaman dunia kerja secara langsung. Mahasiswa dapat menguji kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus membangun kemampuan komunikasi, kerja sama, kedisiplinan, problem solving, dan adaptasi,” paparnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (14/8).
Menurutnya, pengalaman tersebut juga membantu mahasiswa memahami budaya kerja, membangun jejaring profesional, serta mengenali bidang karier yang sesuai dengan minat dan kompetensi.
Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen Universitas Nusa Mandiri, Instianti Elyana, mengapresiasi pengalaman Inka di RedDoorz.
“Kami mengapresiasi mahasiswa yang memanfaatkan Program IEP untuk mengembangkan kompetensi dan mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri. Pengalaman Inka menunjukkan bahwa kompetensi Manajemen dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk sales, marketing, customer relationship, dan hospitality,” katanya.
Ia menambahkan, pengalaman industri membantu mahasiswa belajar menghadapi customer, bekerja dalam tim, berkomunikasi profesional, menyelesaikan masalah, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan.
Bagi Inka, magang bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi kesempatan membangun pengalaman dan menentukan arah karier.
Baca juga: Magang di Kementerian Koperasi, Mahasiswa UNM Buktikan Talenta Digital Siap Hadapi Dunia Kerja
“Jangan takut melakukan kesalahan selama kita mau belajar dan menerima feedback. Pengalaman yang kita dapatkan selama magang bisa menjadi salah satu modal penting untuk menentukan arah karier setelah lulus,” pesannya.
Melalui IEP, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat keterhubungan pendidikan dengan dunia industri agar mahasiswa memiliki kompetensi akademik sekaligus pengalaman profesional sebelum lulus.
Informasi dan pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dapat dilakukan secara online melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id. Informasi resmi kampus tersedia di https://nusamandiri.ac.id/.








