
NusamandiriNews, Jakarta–Kiprah Muhamad Naufal Amirul Ma’arif, mahasiswa Program Studi (prodi) Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, menjadi bukti bahwa inovasi dapat lahir dari keberanian menggabungkan ilmu dan pengalaman lapangan.
Melalui ZAMA AUTO SPORT, Naufal tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga menciptakan dampak sosial.
“Bisnis ini bukan hanya peluang ekonomi. Saya ingin membuka lapangan kerja bagi mereka yang pendidikannya terbatas dan membangun fasilitas olahraga yang mendorong gaya hidup sehat,” tutur Naufal dalam wawancara melalui Whatsapp, pada Kamis (12/2).
Dari Sains Data ke Konstruksi
Kemampuannya memimpin tim dan menjaga kepercayaan klien terbentuk dari pengalaman lapangan yang keras.
“Saya belajar bahwa kepemimpinan bukan soal jabatan, tapi ketenangan, keadilan, dan kemampuan menjaga tim tetap solid di bawah tekanan,” tambahnya.
Menurut Naufal, pendekatan akademik di Universitas Nusa Mandiri sangat relevan dengan visi jangka panjangnya.
Baca juga: Mahasiswa Sains Data UNM Kuasai Big Data Visual di Era AI
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM membekali saya cara berpikir sistematis dan analitis. Ke depan, integrasi data analytics dan konstruksi akan menjadi keunggulan utama dalam industri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Sains Data, Tati Mardiana, menegaskan bahwa pencapaian Naufal mencerminkan arah pendidikan UNM.
“Kami bangga karena mahasiswa seperti Naufal mampu menjadi pelaku industri sejak dini. Inilah wujud nyata Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang menyiapkan lulusan berdaya saing dan visioner,” pungkasnya.








