NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis menegaskan komitmennya dalam pengembangan kewirausahaan mahasiswa dengan mengikuti Sosialisasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (BELMAWA), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini berlangsung pada Kamis (19/2), secara daring melalui Zoom dan kanal YouTube resmi Kemdiktisaintek. Universitas Nusa Mandiri mengikuti sesi pagi (Sesi 1) pukul 09.00–12.00 WIB bersama sejumlah perguruan tinggi di berbagai wilayah LLDIKTI.
Baca juga:Kejar Hibah Nasional, Mahasiswa Bisnis Digital UNM Panaskan Mesin PKM dan P2MW
Bidik P2MW 2026
Sosialisasi tersebut memaparkan secara komprehensif ketentuan dan mekanisme pelaksanaan P2MW 2026, mulai dari persyaratan administrasi, sistem dan teknis pengajuan proposal, hingga pola pendampingan usaha mahasiswa. Program ini dirancang bukan hanya sebagai hibah pendanaan, tetapi juga sebagai sistem pembinaan terstruktur untuk menciptakan wirausaha mahasiswa yang berkelanjutan.
Kepala Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC), Maruloh, menegaskan bahwa partisipasi UNM dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan mahasiswa secara maksimal.
“Program P2MW bukan sekadar hibah pendanaan, tetapi proses pembinaan yang membentuk mindset dan kapasitas bisnis mahasiswa. Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen menghadirkan pendampingan terarah agar mahasiswa mampu menghasilkan usaha yang berkelanjutan dan berdampak,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (20/2).
Ia menyampaikan bahwa komitmen tersebut telah terbukti pada pelaksanaan P2MW tahun sebelumnya. Kelompok mahasiswa UNM bernama Nutrifeed berhasil lolos seleksi nasional dan memperoleh dana hibah P2MW. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu bersaing secara nasional dengan ide bisnis yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pasar.
“Sebagai tindak lanjut, NEC akan menggelar sosialisasi internal, klinik proposal, serta pendampingan intensif bagi mahasiswa yang ingin mengikuti P2MW 2026. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proposal sekaligus memperbesar peluang lolos pendanaan,” katanya.
Partisipasi aktif dalam sosialisasi P2MW 2026 semakin memperkuat posisi Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga konsisten membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa secara sistematis dan berkelanjutan. UNM optimistis mampu kembali melahirkan wirausaha muda inovatif yang siap bersaing di tingkat nasional.









