NusamandiriNews, Depok — Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat langkah internasionalisasi melalui kehadiran mahasiswa internasional. Salah satunya mahasiswa asal Timor Leste yang kini menempuh pendidikan di UNM, menjadi bukti nyata transformasi kampus dalam membangun lingkungan akademik berstandar global.
Melalui Kantor Urusan Internasional (KUI), UNM membuka akses pendidikan bagi mahasiswa dari berbagai negara. Mahasiswa internasional tersebut turut mengikuti rangkaian kegiatan akademik awal, termasuk Masa Orientasi Kampus (MOKA) dan Seminar Inspirasi (SERASI) yang dilaksanakan pada Sabtu (28/3) di UNM kampus Margonda, Jl Margonda Raya, No 545, Pondok Cina, Beji, Depok. Kegiatan ini dirancang untuk membantu proses adaptasi serta memberikan pemahaman awal mengenai sistem pembelajaran di UNM.
Baca juga:Mahasiswa Timor-Leste Pilih UNM, Bukti Kampus Digital Bisnis Kian Dilirik Internasional
Mahasiswa Timor Leste Masuk UNM
Rektor Universitas Nusa Mandiri, Prof Dr Ir Dwiza Riana, menegaskan bahwa masa orientasi menjadi titik awal perjalanan akademik mahasiswa.
“MOKA ini adalah awal perjalanan Anda untuk membangun ilmu sekaligus berjejaring,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Non Akademik, Arif Hidayat, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa internasional merupakan bagian dari strategi kampus dalam meningkatkan daya saing global.
“Kehadiran mahasiswa internasional, termasuk dari Timor Leste, menjadi langkah konkret UNM dalam memperkuat konektivitas global. Kami terus meningkatkan fasilitas dan program pendukung agar mereka dapat berkembang secara optimal,” ungkapnya.
Interaksi lintas budaya yang tercipta di lingkungan kampus turut memperkaya pengalaman belajar sivitas akademika. Mahasiswa internasional tidak hanya menjadi peserta didik, tetapi juga berperan dalam menghadirkan perspektif global dalam proses pembelajaran.
Baca juga: Faktor Penentu Kelulusan SNBP yang Perlu Diketahui Calon Mahasiswa
Salah satu mahasiswa asal Timor Leste mengaku bahwa keterlibatannya dalam kegiatan awal perkuliahan membantu memahami sistem akademik sekaligus mempercepat proses adaptasi di lingkungan baru.
Dengan semakin bertambahnya mahasiswa internasional, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis menegaskan komitmennya menjadi institusi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap dinamika global. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi UNM dalam mencetak lulusan berdaya saing internasional di era transformasi digital.









