NusamandiriNews, Jakarta — Tekanan di era digital kerap membuat mahasiswa terjebak dalam overthinking yang berlebihan. Kondisi ini tidak jarang menjadi penghambat dalam mengambil keputusan hingga menunda langkah nyata. Menjawab fenomena tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis mendorong mahasiswa membangun mindset produktif agar mampu berkembang secara optimal.
Perubahan pola pikir dari overthinking menuju overachieving dinilai menjadi kunci penting. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk berpikir, tetapi juga berani bertindak, mencoba, dan belajar dari proses yang dijalani.
Baca juga:AI Mengguncang Dunia Kerja, S2 Informatika Jadi Kunci Naik Level Karier
UNM Dorong Mahasiswa Berani Bertindak di Era Digital
UNM menghadirkan lingkungan belajar yang suportif melalui pendekatan kolaboratif, pembelajaran berbasis proyek, serta berbagai aktivitas yang mendorong mahasiswa untuk aktif. Dengan ekosistem ini, mahasiswa didorong untuk mengurangi rasa ragu dan lebih fokus pada aksi nyata.
Ketua Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo, menegaskan pentingnya keberanian untuk memulai.
“Jangan menunggu sempurna untuk memulai. Mulai saja dulu, karena proses adalah bagian dari pembelajaran yang paling penting,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (6/4).
Baca juga:Prestasi Double Kill! Mahasiswa Prodi Informatika UNM Menang di Sains Data dan Taekwondo
Pendekatan ini tidak hanya membantu mahasiswa mengatasi hambatan mental, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi tantangan di dunia kerja.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang adaptif dan mendorong pengembangan karakter mahasiswa. Dengan mindset yang tepat, mahasiswa diharapkan mampu mengubah potensi menjadi prestasi nyata di era digital,” tutupnya.









