NusamandiriNews, Jakarta — Semangat perjuangan R.A. Kartini tidak berhenti pada isu emansipasi semata, melainkan terus berkembang mengikuti dinamika zaman. Di era digital, perempuan tidak hanya dituntut untuk setara, tetapi juga mampu menjadi penggerak utama dalam dunia bisnis dan inovasi teknologi.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) hadir menjawab tantangan tersebut dengan komitmen mencetak generasi perempuan yang unggul, mandiri, dan inovatif. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis digital, FEB UNM mendorong mahasiswa, khususnya mahasiswi untuk berani mengambil peran strategis di tengah transformasi ekonomi global.
Dari Kartini ke Generasi Digital
Dekan FEB UNM, Ida Zuniarti, menegaskan bahwa sosok Kartini masa kini tidak hanya ditandai dengan akses terhadap pendidikan, tetapi juga kemampuan dalam menciptakan peluang melalui teknologi.
“Perempuan hari ini harus menjadi pelaku utama dalam ekonomi digital, bukan sekadar pengguna,” ujarnya, Jumat (17/4).
Ia juga menyampaikan bahwa FEB UNM terus menghadirkan sistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Menurut Ida, melalui kurikulum yang adaptif, mahasiswa dibekali kompetensi praktis seperti digital marketing, kewirausahaan berbasis teknologi, hingga analisis bisnis digital agar mampu bersaing di era ekonomi berbasis data.
Melalui Program Studi Manajemen dan Bisnis Digital, proses pembelajaran dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif melalui berbagai proyek nyata dan praktik langsung. Mahasiswa didorong untuk mengembangkan ide bisnis, mengikuti program magang, hingga terlibat dalam kegiatan berbasis industri sejak dini.
Sejalan dengan transformasi sebagai kampus digital, UNM juga menghadirkan ekosistem pembelajaran yang inovatif dan adaptif. Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah International Experience Program (IEP) 3+1, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional sekaligus memperluas jejaring global.
Baca juga:FEB Universitas Nusa Mandiri Siapkan Lulusan Siap Kerja Lewat Program IEP 3+1
Momentum Hari Kartini menjadi refleksi penting bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dan inovator di era digital. FEB UNM secara konsisten membangun lingkungan akademik yang inklusif dan progresif guna mendukung lahirnya perempuan-perempuan tangguh yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.
Ke depan, FEB UNM optimistis dapat terus melahirkan generasi Kartini modern yang berani berinovasi, mandiri dalam berkarya, dan siap menjadi motor penggerak bisnis masa depan.
Dengan semangat “Universitas Nusa Mandiri: Ubah Mimpi Jadi Prestasi,” UNM terus berkomitmen mencetak talenta digital yang siap menjawab tantangan global.










