NusamandiriNews, Depok — Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali mempertegas komitmennya sebagai Kampus Digital Bisnis dengan memperluas kolaborasi strategis bersama mitra industri. Sebagai langkah menghadirkan pendidikan yang adaptif dan inovatif, UNM dijadwalkan menggelar pertemuan daring bersama Whatshop (PT Gogobuy Ecommerce Indonesia) pada Selasa, 19 Mei 2026.
Pertemuan ini menjadi agenda penting dalam penjajakan kerja sama pengembangan program mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), khususnya di bidang perdagangan digital (digital commerce). Inisiatif tersebut merupakan strategi UNM dalam mengintegrasikan kurikulum akademik dengan dinamika industri e-commerce dan transformasi digital global yang terus berkembang pesat.
Baca juga:Humas Universitas Nusa Mandiri Ikuti Penjajakan Kerjasama dengan OrangeCloud Secara Online
Mahasiswa FEB Siap “Naik Kelas”
Melalui program kolaboratif yang tengah dirancang, mahasiswa FEB Universitas Nusa Mandiri nantinya akan memperoleh pengalaman praktis dalam lingkungan pembelajaran berbasis implementasi industri. Program ini mencakup penguatan kompetensi pada bidang operasional bisnis online, strategi pemasaran digital, pengelolaan platform e-commerce, hingga analisis perilaku konsumen di era digital.
Kerja sama ini diharapkan mampu membuka akses lebih luas bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam aktivitas profesional sehingga dapat meningkatkan kemampuan teknis maupun soft skills seperti komunikasi bisnis, problem solving, dan analisis pasar digital yang kompetitif. Langkah tersebut selaras dengan visi Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang fokus mencetak lulusan unggul dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital nasional maupun global.
Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik sekaligus Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UNM, Arif Hidayat, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan industri menjadi bagian penting dalam membangun kualitas lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“UNM berkomitmen penuh memperkuat integrasi antara pembelajaran akademik dengan kebutuhan nyata industri. Penjajakan kolaborasi dengan Whatshop adalah langkah konkret untuk memastikan kurikulum mahasiswa FEB tetap relevan dengan pesatnya transformasi digital, khususnya di sektor e-commerce,” ujarnya.
Sementara itu, Humas Universitas Nusa Mandiri, Panggah S. Muanif, menilai kolaborasi ini menjadi bukti nyata keseriusan UNM dalam membangun ekosistem pendidikan modern yang terhubung langsung dengan dunia industri digital.
“Kolaborasi ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi langkah strategis untuk membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa agar memiliki pengalaman industri sejak di bangku kuliah. UNM ingin mahasiswa tidak hanya paham teori, tetapi juga siap bersaing dan beradaptasi di era digital,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (18/5).
Baca juga:Cari Magang Bergaji Sekaligus Karier? Campus Hiring UNM x Adconnect Asia Buka Peluang Emas!
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong sinergi link and match antara kampus dan dunia usaha melalui berbagai program kolaboratif berbasis teknologi dan inovasi. UNM optimistis kemitraan bersama Whatshop akan berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan yang mampu menciptakan ekosistem pendidikan lebih dinamis, aplikatif, dan berorientasi masa depan.
Melalui langkah ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menunjukkan bahwa transformasi pendidikan tinggi tidak cukup hanya berbasis teori, tetapi juga harus mampu menghadirkan pengalaman nyata yang relevan dengan kebutuhan industri digital masa kini.










