NusamandiriNews, Jakarta – Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM) terus berupaya meningkatkan literasi digital masyarakat melalui berbagai program edukatif berbasis teknologi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Pemberdayaan Ekonomi Kreatif dan Modernisasi Administrasi Warga RT 07 Cikoko” yang digelar pada Sabtu (9/5).
Kegiatan berlangsung di RT 07/RW 02, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, dan diikuti warga serta pelaku UMKM yang antusias mempelajari penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung aktivitas ekonomi kreatif sekaligus membantu proses administrasi lingkungan agar lebih efektif dan modern.
Baca juga: Gen Z Jadi Motor Literasi Digital Kampus, Ini Perannya di Era Transformasi Teknologi
UMKM Kini Bisa Bikin Promosi Digital Lebih Cepat
Ketua pelaksana kegiatan, Sumarna, menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk mendukung pengembangan usaha maupun mempermudah pengelolaan administrasi warga secara digital.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat tidak lagi melihat AI sebagai teknologi yang rumit atau jauh dari kehidupan sehari-hari. Justru AI bisa menjadi alat bantu yang sederhana, praktis, dan sangat bermanfaat untuk mendukung usaha maupun pelayanan administrasi warga,” ujar Sumarna.
Dalam pelatihan tersebut, Riki Supriyadi menyampaikan materi terkait penggunaan AI untuk mendukung kreativitas masyarakat dalam membuat media promosi digital, pengelolaan dokumen administrasi, hingga pembuatan konten informasi yang lebih menarik dan efisien.
Peserta juga diperkenalkan pada berbagai platform berbasis AI yang dapat membantu proses pembuatan desain, pengolahan data, hingga penyusunan dokumen administrasi secara praktis.
“AI dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pembuatan konten promosi usaha hingga pengelolaan administrasi warga yang lebih cepat, tertata, dan efisien. Teknologi ini menjadi peluang besar agar masyarakat lebih adaptif terhadap perkembangan digital,” ujar Riki.
Ia menambahkan bahwa penggunaan AI perlu dibarengi dengan pemahaman dan kreativitas agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap warga dapat memahami cara penggunaan AI secara positif, baik untuk mendukung kegiatan ekonomi kreatif maupun meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di lingkungan masyarakat,” tambahnya.
Baca juga: Dosen UNM Latih Pemuda Depok Jadi Kreator Konten Positif Lewat Pelatihan Personal Branding
Kegiatan ini juga melibatkan Fattya Ariani bersama beberapa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri yang aktif mendampingi peserta selama sesi praktik berlangsung. Pendampingan dilakukan secara langsung agar peserta lebih mudah memahami penggunaan tools AI dan mampu menerapkannya sesuai kebutuhan masing-masing.
Pelatihan berlangsung dalam suasana interaktif dan komunikatif. Selain mendapatkan pemaparan teori, peserta juga melakukan praktik langsung penggunaan AI untuk membuat desain promosi digital serta simulasi pengelolaan administrasi berbasis teknologi.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai Kampus Digital Bisnis yang aktif mendorong masyarakat agar semakin siap menghadapi perkembangan era digital dengan memanfaatkan teknologi secara produktif, kreatif, dan inovatif.










