NusamandiriNews, Bekasi — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, masih banyak desa yang menjalankan administrasi dan pelayanan publik secara manual. Kondisi ini dinilai berpotensi memperlambat pelayanan masyarakat serta menghambat efisiensi tata kelola pemerintahan desa. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melakukan langkah nyata melalui kegiatan survey dan analisa kebutuhan mitra Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kantor Kepala Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (7/5).
Kegiatan ini melibatkan tim dosen Universitas Nusa Mandiri yang terdiri dari Ir. Andi Saryoko, S.Kom, M.Kom, IPM, ASEAN Eng, Dr. Ali Khumaidi, M.Kom, Fitra Septia Nugraha, M.Kom, dan Siti Nurlela, M.Kom.
Baca juga: Desa Masih Manual UNM Turun Tangan Bawa Smart Village ke Bekasi
UNM Siapkan Transformasi Digital
Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan observasi langsung untuk memetakan berbagai tantangan yang dihadapi aparatur desa dalam pengelolaan administrasi dan pelayanan masyarakat. Hasil survey menunjukkan bahwa sebagian besar sistem administrasi masih dilakukan secara manual, mulai dari pengarsipan dokumen hingga pengelolaan data pelayanan publik.
Perwakilan tim dosen UNM, Ir. Andi Saryoko, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dalam merancang program pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi digital yang tepat sasaran.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan riil masyarakat sehingga program pemberdayaan yang kami rancang nantinya benar-benar sesuai kebutuhan, baik dari sisi riset maupun pengabdian masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (18/5).
Sebagai tindak lanjut, Universitas Nusa Mandiri berencana menghadirkan program digitalisasi kearsipan dan pelatihan literasi digital bagi perangkat desa. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja aparatur desa sekaligus memperkuat transparansi pelayanan publik kepada masyarakat.
Baca juga:AI Masuk Kampus, NIC Nusa Mandiri Percepat Transformasi Digital Pendidikan Tinggi
Transformasi digital di tingkat desa dinilai menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan modern. Selain itu, peningkatan kemampuan literasi digital aparatur desa juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus mempertegas komitmennya dalam mendukung pengembangan masyarakat berbasis teknologi digital melalui riset, inovasi, dan program pengabdian masyarakat yang berdampak langsung bagi lingkungan sekitar.










