NusamandiriNews, Jakarta–Dalam upaya menjawab tantangan transformasi pendidikan di era kecerdasan buatan, Nusa Mandiri Innovation Center (NIC) Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, dengan tagline Ubah Mimpi Jadi Prestasi, terus memperkuat perannya sebagai motor inovasi melalui partisipasi dalam AI Universe Roadmap Workshop: Advancing Academic Innovation and Research in Higher Education with Google AI. Kegiatan ini digelar pada Rabu (29/4) di Aston Imperial Bekasi.
Workshop ini menjadi ruang strategis bagi NIC untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam ekosistem pendidikan tinggi, mulai dari pembelajaran, riset, hingga manajemen pengetahuan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai perwakilan perguruan tinggi yang memiliki visi serupa dalam mendorong digitalisasi kampus.
Baca juga:NIC UNM Tancap Gas Adopsi Google AI Saatnya Kampus Bertransformasi dan Unggul di Era Digital
NIC Nusa Mandiri Percepat Transformasi Digital
Salah satu fokus utama dalam workshop adalah pemanfaatan Google Workspace for Education Fundamentals sebagai fondasi digital kampus. Platform ini menawarkan kapasitas penyimpanan hingga 100 TB serta integrasi layanan seperti Google Docs, Classroom, dan Meet yang memungkinkan kolaborasi real-time antara dosen dan mahasiswa secara lebih efektif dan efisien.
Selain itu, pengenalan Gemini AI menjadi sorotan penting dalam pengembangan sistem pembelajaran cerdas. Teknologi ini dinilai mampu membantu dalam penyusunan materi ajar, analisis data akademik, hingga personalisasi pembelajaran sesuai kebutuhan mahasiswa. Tidak kalah menarik, demonstrasi NotebookLM juga menunjukkan bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk merangkum, mengelola, dan menganalisis informasi secara lebih terstruktur, sehingga mempercepat proses riset dan meningkatkan kualitas karya ilmiah.
Tak hanya berfokus pada teknologi, workshop ini juga memperkenalkan Google Career Launchpad, sebuah program pengembangan talenta digital yang memberikan akses sertifikasi global bagi mahasiswa dan dosen guna meningkatkan daya saing di pasar kerja internasional.
Kepala NIC Universitas Nusa Mandiri, Fitra Septia Nugraha, menegaskan bahwa keikutsertaan NIC dalam kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mempercepat adopsi teknologi AI di lingkungan kampus.
“AI bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam dunia pendidikan tinggi. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan banyak insight strategis untuk mengembangkan ekosistem pembelajaran dan riset berbasis AI yang lebih adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (4/5).
Ia juga menambahkan bahwa NIC akan terus mendorong implementasi teknologi AI secara berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi digital kampus.
Baca juga:NIC UNM Gaspol Adopsi Google AI, Siap Ubah Riset Kampus Lebih Cerdas dan Cepat Daftar Sekarang
“Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang dihadirkan tidak hanya berdampak pada proses akademik, tetapi juga mampu menciptakan solusi nyata bagi masyarakat dan dunia industri,” tambahnya.
Melalui partisipasi aktif ini, Universitas Nusa Mandiri semakin menegaskan komitmennya sebagai Kampus Digital Bisnis dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ke depan, NIC diharapkan menjadi katalis dalam menciptakan inovasi berbasis AI yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat riset, serta mencetak lulusan yang siap bersaing di era digital global.
Bagi generasi muda yang ingin berkembang di bidang teknologi dan inovasi, saatnya bergabung bersama Universitas Nusa Mandiri dan menjadi bagian dari transformasi digital masa depan.









