NusamandiriNews, Depok–Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan perubahan karakter generasi muda, layanan Bimbingan dan Konseling (BK) dituntut untuk terus beradaptasi agar tetap relevan dengan kebutuhan siswa. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis berkolaborasi dengan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMK Jakarta Selatan 2 menggelar BK Insight Forum 2026 bertema “Membangun Layanan Bimbingan & Konseling yang Adaptif, Inovatif, dan Berbasis Teknologi.”
Kegiatan ini akan berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026, pukul 08.00–15.30 WIB, bertempat di Aula Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda. Forum ini menjadi wadah strategis bagi para guru BK untuk memperkuat kompetensi dan memperluas wawasan dalam menghadapi dinamika pendidikan serta tantangan generasi digital saat ini.
Baca juga:Gagal UTBK 2026 Bukan Akhir! UNM Kampus Margonda Buka Beasiswa untuk Lulusan SMA/SMK
UNM Gelar Forum Transformasi Konseling Berbasis Teknologi
BK Insight Forum 2026 dirancang sebagai ruang kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan praktisi bimbingan konseling guna membangun layanan BK yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa, khususnya dalam aspek pengembangan diri, perencanaan karier, kesehatan mental, hingga pemanfaatan teknologi dalam proses pendampingan.
Acara akan dibuka oleh sejumlah tokoh pendidikan, di antaranya Drs. Sarwokom, M.Pd selaku Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan 2, Andry Maulana, M.Kom selaku Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, serta Kristiani, M.Pd selaku Ketua MGBK SMK Jakarta Selatan 2.
Sementara itu, sesi utama akan menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang bimbingan dan konseling, yaitu Aviv Fathoni, S.Pd, Guru BK SMKN 32 Jakarta, dan Afriansyah Rian, S.Pd, Guru BK SMA IT Tunas Bangsa. Keduanya akan membagikan praktik baik, strategi pendampingan siswa, serta pendekatan layanan BK yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, Andry Maulana, menegaskan bahwa guru BK memiliki posisi penting dalam membantu siswa menghadapi berbagai tantangan akademik maupun nonakademik di era digital.
“Guru BK memiliki peran strategis dalam mendampingi siswa mengenali potensi diri, menentukan pilihan masa depan, dan mempersiapkan karier. Melalui BK Insight Forum 2026, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis ingin hadir sebagai mitra pendidikan yang mendukung layanan BK agar semakin adaptif, inovatif, dan dekat dengan kebutuhan generasi digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (4/6).
Menurut Andry, perkembangan teknologi tidak hanya mengubah cara belajar siswa, tetapi juga mengubah pola komunikasi, perilaku sosial, hingga cara mereka merencanakan masa depan. Karena itu, layanan BK perlu terus bertransformasi agar mampu memberikan pendampingan yang efektif dan relevan.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang terintegrasi dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.
Baca juga:Cuma Sampai Lulus SMK? UNM Kampus Margonda Ajak Generasi Muda Naik Level Lewat Beasiswa!
“Kami percaya bahwa sinergi antara kampus dan sekolah akan menghasilkan dampak yang lebih besar dalam membimbing generasi muda. Universitas Nusa Mandiri tidak hanya menjadi tempat melanjutkan pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi mitra sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi masa depan yang penuh peluang dan tantangan,” tambahnya.
BK Insight Forum 2026 terbuka bagi perwakilan sekolah, dengan ketentuan setiap sekolah dapat mengirimkan satu peserta. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan bit.ly/FORUM_BK_2026.
Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berharap dapat memperkuat sinergi dengan sekolah-sekolah di Jakarta Selatan dan sekitarnya, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi layanan pendidikan yang lebih modern, humanis, dan berbasis teknologi.










