NusamandiriNews, Jakarta–Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Melalui inovasi bisnis kreatif berbasis keberlanjutan dan ekonomi kreatif, tim mahasiswa Program Studi Bisnis Digital berhasil lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 melalui usaha bertajuk Artholic Studio.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UNM tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi bisnis inovatif yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Baca juga:Cari Magang Bergaji Sekaligus Karier? Campus Hiring UNM x Adconnect Asia Buka Peluang Emas!
Startup Mahasiswa UNM Lolos Pendanaan P2MW 2026
Tim Artholic Studio dipimpin oleh Syafa Nabila Puteri Syam sebagai ketua tim, bersama anggota Haibatus Shonya, Mela Octaviani, Kencana Eka Nayla, dan Muhammad Syah Reza. Dalam proses pengembangan usaha hingga penyusunan proposal bisnis, mereka mendapatkan pendampingan dari Johan Hendri Prasetyo selaku dosen pembimbing.
Artholic Studio bergerak di sektor industri kreatif dengan fokus pada produksi home decor custom berbahan dasar limbah kayu dan Medium Density Fiberboard (MDF) yang diolah kembali menjadi produk dekoratif bernilai jual tinggi. Produk yang dihasilkan antara lain bingkai wisuda custom, wall art, dekorasi pintu, hingga berbagai dekorasi personal yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
Mengusung konsep upcycling, Artholic Studio mengubah material sisa yang sebelumnya kurang dimanfaatkan menjadi produk estetik, fungsional, dan bernilai emosional. Selain mendukung pelestarian lingkungan, model bisnis ini juga membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM) terus mendorong mahasiswa untuk menciptakan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pasar sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dukungan terhadap pengembangan startup dan bisnis mahasiswa dilakukan melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, hingga inkubasi usaha.
Kepala Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC), Fitra Septia Nugraha, mengapresiasi keberhasilan tim Artholic Studio yang kembali mengharumkan nama kampus di tingkat nasional melalui program P2MW.
“Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri karena mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu mempertahankan tradisi lolos pendanaan P2MW setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan, pendampingan, dan ekosistem kewirausahaan yang dibangun kampus berjalan secara berkelanjutan dan mampu menghasilkan mahasiswa yang inovatif, adaptif, serta siap menciptakan peluang usaha di era digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (8/6).
Baca juga:UNM Genjot Startup Mahasiswa, Sosialisasi P2MW 2026 Buka Peluang Dana Usaha
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa mahasiswa semakin mampu mengidentifikasi peluang bisnis yang tidak hanya berorientasi profit, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat.
“Lolosnya Artholic Studio dalam pendanaan P2MW 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengembangkan ide kreatif menjadi bisnis yang berdaya saing. Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak generasi muda yang inovatif, produktif, dan memiliki jiwa kewirausahaan kuat di tengah perkembangan ekonomi kreatif dan transformasi digital,” paparnya.










