ICITRI 2026 UNM Tembus 11 Negara

NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali mempertegas kiprahnya di dunia akademik internasional melalui penyelenggaraan 2026 International Conference on Information Technology Research and Innovation (ICITRI) 2026. Hingga saat ini, sebanyak 79 artikel ilmiah telah dinyatakan diterima setelah melalui proses seleksi dan akan melanjutkan ke tahapan presentasi dalam rangkaian konferensi internasional tersebut.

Berdasarkan data sementara, artikel-artikel yang telah lolos seleksi berasal dari peneliti yang mewakili 11 negara dengan total 89 afiliasi perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan institusi. Negara-negara yang berpartisipasi meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Maroko, Libya, Prancis, Jerman, Taiwan, India, dan Jepang.

Baca juga:Deadline Diperpanjang! ICITRI 2026 UNM Tantang Peneliti AI Dunia Submit Paper Sekarang

ICITRI 2026 UNM Tembus 11 Negara

Capaian tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan akademik ICITRI sebagai forum ilmiah internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai belahan dunia untuk berbagi gagasan, hasil riset, serta inovasi di bidang teknologi informasi.

Melalui ICITRI 2026, peserta tidak hanya memperoleh kesempatan mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga membangun jejaring kolaborasi internasional, bertukar pengetahuan, serta mendiskusikan perkembangan teknologi terkini yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Puluhan artikel yang diterima mengangkat beragam topik strategis, mulai dari pengembangan algoritma, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), data science, keamanan siber, sistem informasi, hingga berbagai inovasi teknologi yang memberikan solusi terhadap persoalan nyata di masyarakat.

Kepercayaan para peneliti dari berbagai negara untuk berpartisipasi dalam ICITRI 2026 menjadi indikator bahwa konferensi yang diselenggarakan Universitas Nusa Mandiri semakin diperhitungkan sebagai wadah publikasi dan diseminasi hasil penelitian di tingkat global.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri, Andi Saryoko, menyampaikan bahwa meningkatnya partisipasi internasional menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi motivasi bagi Universitas Nusa Mandiri untuk terus menghadirkan konferensi ilmiah berkualitas.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para peneliti dari berbagai negara yang telah mempercayakan ICITRI 2026 sebagai wadah publikasi dan diseminasi hasil riset mereka. Kehadiran peserta dari 11 negara dan 89 afiliasi menunjukkan bahwa ICITRI telah berkembang menjadi forum ilmiah internasional yang mampu mempertemukan berbagai perspektif, memperkuat kolaborasi lintas negara, serta mendorong lahirnya inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (28/7).

Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan ICITRI merupakan bagian dari komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam memperkuat budaya riset dan memperluas jejaring akademik global.

“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong dosen, mahasiswa, dan peneliti untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas, inovatif, serta memiliki kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kami berharap ICITRI 2026 menjadi momentum lahirnya kolaborasi riset internasional yang berkelanjutan dan menghasilkan solusi bagi berbagai tantangan di era transformasi digital,” tegasnya.

Baca juga:H-10 Deadline ICITRI 2026! Ayo Submit Paper Sekarang dan Tembus Forum Riset Internasional

Selanjutnya, para penulis yang artikelnya telah dinyatakan diterima akan mengikuti tahapan berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan panitia, termasuk presentasi ilmiah di hadapan peserta dan reviewer dari berbagai institusi serta negara.

“Melalui penyelenggaraan ICITRI 2026, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta membangun kolaborasi akademik internasional. Dengan keterlibatan peneliti dari 11 negara dan 89 afiliasi, ICITRI 2026 diharapkan menjadi ruang strategis bagi lahirnya inovasi, pertukaran pengetahuan, dan kerja sama penelitian yang mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan teknologi informasi di tingkat global,” paparnya.