NusamandiriNews, Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperluas jejaring akademik dan memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan akademik Universitas Pamulang (UNPAM) ke Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, Depok, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok, pada Rabu (10/6), guna membahas implementasi kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada Program Doktor (S3) Informatika.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi kedua institusi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kolaborasi riset, serta mendukung pengembangan kompetensi dosen di tingkat doktoral.
Baca juga:Doktor Bukan Gelar Akhir, Saatnya Kampus Cetak Inovator AI
UNPAM Lirik S3 Informatika UNM
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Nusa Mandiri, Prof. Dr. Ir. Dwiza Riana, S.Si., M.M., M.Kom., IPU., ASEAN Eng., bersama jajaran pimpinan universitas. Sementara dari pihak Universitas Pamulang hadir Wakil Rektor II UNPAM, Assoc. Prof. Dr. M. Wildan, S.S., M.A., beserta tim pengembangan sumber daya manusia.
Dalam diskusi yang berlangsung produktif, kedua perguruan tinggi membahas berbagai peluang implementasi kerja sama melalui Program Doktor Informatika Universitas Nusa Mandiri. Pembahasan mencakup mekanisme penerimaan mahasiswa baru, sistem pembimbingan dan pengujian disertasi, dukungan publikasi ilmiah internasional bereputasi, hingga peluang kolaborasi penelitian yang melibatkan dosen dan guru besar dari kedua institusi.
Rektor Universitas Nusa Mandiri, Prof. Dwiza Riana, menegaskan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan meningkatkan kapasitas akademik dosen.
“Universitas Nusa Mandiri berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan doktoral yang unggul dan berbasis riset. Kami menyambut baik peluang kerja sama dengan Universitas Pamulang sebagai bagian dari upaya bersama mencetak akademisi, peneliti, dan inovator yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan bangsa,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (12/6).
Pada kesempatan tersebut, UNM juga memaparkan berbagai keunggulan Program Doktor Informatika yang dirancang untuk menjawab kebutuhan era transformasi digital. Fasilitas akademik, fleksibilitas perkuliahan, dukungan publikasi internasional, hingga peluang mengikuti program kolaborasi global melalui skema sandwich program menjadi bagian dari nilai tambah yang ditawarkan kepada calon mahasiswa doktoral.
Sementara itu, Dr. M. Wildan, Wakil Rektor II Universitas Pamulang menyampaikan ketertarikannya untuk mendorong dosen-dosen terbaik melanjutkan studi ke jenjang doktor sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas akademik dan penguatan kapasitas penelitian.
Selain pengembangan studi lanjut, kedua institusi juga membahas peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi berbasis teknologi.
Baca juga:Lanjut S3 Informatika di 2026, Siapa yang Cocok dan Apa Keuntungannya? UNM Ungkap Faktanya
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, kedua perguruan tinggi sepakat untuk mempersiapkan dokumen kerja sama resmi yang akan menjadi landasan pelaksanaan berbagai program kolaboratif di masa mendatang.
Melalui sinergi ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi global. Kerja sama strategis dengan berbagai institusi pendidikan diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan era digital dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.










