NusamandiriNews, Depok – Transformasi digital yang melanda hampir seluruh sektor industri telah mengubah peta kebutuhan sumber daya manusia. Dunia usaha kini tidak hanya membutuhkan lulusan yang memahami bisnis, tetapi juga individu yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan inovasi, meningkatkan efisiensi, dan menghadirkan nilai tambah bagi perusahaan.
Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat perannya dalam mencetak generasi pemimpin bisnis masa depan melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Dengan visi menjadi “Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang unggul, mandiri, dan inovatif berbasis digital,” FEB UNM menghadirkan sistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri modern.
Baca juga:Mau Jadi Pebisnis Digital? FEB UNM Siapkan Talenta Siap Industri
FEB UNM Cetak Digital Business Leader
Melalui Program Studi Manajemen dan Program Studi Bisnis Digital, mahasiswa dibekali kompetensi strategis mulai dari manajemen bisnis, kewirausahaan, pemasaran digital, transformasi digital, analisis bisnis, hingga pengembangan model usaha berbasis teknologi. Kombinasi antara pemahaman bisnis dan penguasaan teknologi menjadi fondasi penting untuk menghadapi persaingan global yang semakin dinamis.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri, Ida Zuniarti, menegaskan bahwa perkembangan ekonomi digital menuntut hadirnya pemimpin bisnis yang adaptif terhadap perubahan dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai instrumen strategis dalam pengambilan keputusan.
“Saat ini dunia industri membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi digital ke dalam strategi perusahaan. Karena itu, FEB Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan kurikulum yang adaptif, berbasis industri, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi masa depan agar mahasiswa siap menjadi Digital Business Leader yang kompetitif,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (12/6).
Sebagai Kampus Digital Bisnis, jelasnya, Universitas Nusa Mandiri juga menghadirkan Internship Experience Program (3+1), sebuah program unggulan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh tiga tahun perkuliahan dan satu tahun magang profesional di dunia industri.
“Program ini memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata, memperluas jejaring profesional, serta memahami langsung dinamika bisnis dan kebutuhan industri sebelum lulus. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman praktis yang menjadi nilai tambah di dunia kerja,” bebernya.
Selain penguatan kompetensi teknis, ia menambahkan bahwa FEB UNM turut mendorong mahasiswa mengembangkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan problem solving melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi calon pemimpin bisnis dalam menghadapi tantangan ekonomi digital yang terus berkembang.
“Didukung dosen profesional, kurikulum berbasis digital, kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, serta berbagai program pengembangan karier, FEB Universitas Nusa Mandiri optimistis mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menjadi inovator, entrepreneur, dan pemimpin bisnis masa depan,” tegasnya.
Sejalan dengan tagline “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, Universitas Nusa Mandiri terus membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan membangun karier di era digital melalui pendidikan yang relevan, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri global.










