NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat kesiapan karier mahasiswa melalui penyelenggaraan Sosialisasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Akademik 2026–2027. Kegiatan yang digelar oleh Nusa Mandiri Career Center (NCC) ini diikuti oleh mahasiswa yang akan melaksanakan PKL sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman industri.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai prosedur pelaksanaan PKL, ketentuan akademik, hingga berbagai program pendukung yang dapat membantu mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan bidang keilmuan dan kebutuhan industri saat ini.
Baca juga:Aston Mampang Hotel Bidik Mahasiswa UNM, Peluang Magang di Finance hingga Digital Marketing Dibuka
UNM Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, yang menegaskan bahwa PKL bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk membangun kompetensi profesional dan memperluas wawasan dunia kerja.
“Praktik Kerja Lapangan merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam dunia kerja yang sesungguhnya. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, membangun relasi profesional, serta menunjukkan karakter dan etos kerja terbaik,” ujarnya dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga profesionalisme, disiplin, dan integritas selama menjalani PKL di perusahaan maupun instansi mitra.
Pada sesi berikutnya, Nurmalasari, Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LPPP) Universitas Nusa Mandiri, memaparkan berbagai aspek teknis pelaksanaan PKL. Materi yang disampaikan mencakup proses pendaftaran, tujuan pelaksanaan PKL, persyaratan administrasi, hingga tata cara penyusunan proposal dan laporan PKL sesuai pedoman akademik yang berlaku.
Sementara itu, Muhammad Faisal, Head of Nusa Mandiri Career Center, menjelaskan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa melalui program pengembangan karier yang dimiliki UNM. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Internship Experience Program (IEP) 3+1, program unggulan Universitas Nusa Mandiri yang memungkinkan mahasiswa menjalani tiga tahun perkuliahan dan satu tahun pengalaman magang profesional di dunia industri.
“Melalui IEP 3+1, mahasiswa memiliki kesempatan memperoleh pengalaman kerja yang lebih mendalam sebelum lulus. Ini menjadi nilai tambah yang sangat penting karena perusahaan saat ini mencari lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman dan kesiapan kerja,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (17/6).
Selain membahas program magang terintegrasi, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme magang mandiri, proses pengajuan PKL, hingga tahapan pelaksanaan yang harus dipenuhi agar kegiatan berjalan sesuai ketentuan akademik dan kebutuhan industri.
Baca juga:Anak IT Bisa Magang di Kementerian Sejak Kuliah? NICE 2026 UNM Bongkar Rahasianya!
Sebagai Kampus Digital Bisnis, ungkapnya, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang mendekatkan mahasiswa dengan dunia profesional. Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa diharapkan mampu mempersiapkan diri secara optimal, memahami pentingnya pengalaman industri, serta meningkatkan kompetensi yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis.
“Dengan terselenggaranya Sosialisasi PKL Tahun Akademik 2026–2027, Universitas Nusa Mandiri kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dan peluang karier di era transformasi digital,” tutupnya.










