NusamandiriNews, Tangerang Selatan – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola institusi melalui partisipasi aktif dalam berbagai program pengembangan kompetensi. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan mengirimkan delegasi untuk mengikuti Kegiatan Keprotokolan Tahun 2026 yang akan berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Tangerang Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Nusa Mandiri akan diwakili oleh Arif Hidayat, Wakil Rektor II Bidang Non Akademik dan Sopian Wirahadi selaku Koordinator Marketing Komunikasi (Markom) Universitas Nusa Mandiri. Keduanya akan mengikuti berbagai sesi pelatihan dan diskusi yang membahas praktik keprotokolan modern, tata acara resmi, etika kelembagaan, hingga pengelolaan kegiatan formal yang profesional.
Baca juga:UNM Perkuat Strategi Humas Digital, Siap Ambil Peran di Rakor Humas LLDikti III 2026
UNM Perkuat Standar Profesionalisme
Kegiatan Keprotokolan Tahun 2026 menjadi forum strategis yang mempertemukan praktisi, akademisi, serta pengelola institusi dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi untuk memperdalam pemahaman mengenai standar keprotokolan yang efektif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selain membahas tata cara penyelenggaraan acara resmi, peserta juga akan mendapatkan wawasan mengenai pengelolaan tamu kehormatan, komunikasi kelembagaan, serta penerapan prinsip-prinsip keprotokolan yang mendukung citra dan reputasi institusi.
Arif Hidayat menegaskan bahwa keprotokolan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung profesionalisme dan kualitas layanan institusi pendidikan tinggi.
“Keprotokolan bukan sekadar mengatur susunan acara atau tata tempat. Lebih dari itu, keprotokolan menjadi bagian dari representasi budaya kerja, profesionalisme, dan citra institusi. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkaya wawasan serta mengadopsi praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan Universitas Nusa Mandiri,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan kompetensi di bidang keprotokolan menjadi kebutuhan penting di tengah semakin tingginya tuntutan kualitas layanan dan tata kelola perguruan tinggi.
Sementara itu, Sopian Wirahadi menilai kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperluas jejaring profesional dan bertukar pengalaman dengan peserta dari berbagai institusi.
“Forum seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan kesempatan untuk belajar langsung dari para praktisi dan berbagi pengalaman dengan peserta dari berbagai lembaga. Pengetahuan yang diperoleh nantinya dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan di lingkungan kampus,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (16/6).
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga secara berkelanjutan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di seluruh lini organisasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, adaptif, dan berstandar tinggi.
Baca juga:Suara Kampus Didengar Humas UNM Aktif Evaluasi LLDikti Demi Layanan Pendidikan Lebih Berkualitas
Partisipasi dalam Kegiatan Keprotokolan Tahun 2026 diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan kegiatan akademik maupun non-akademik di lingkungan universitas, sekaligus memperkuat budaya kerja yang tertib, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Dengan komitmen tersebut, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan dan teknologi, tetapi juga dalam pengelolaan institusi yang modern dan berdaya saing.










