NusamandiriNews, Jakarta – Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, ijazah dan nilai akademik tidak lagi menjadi satu-satunya faktor penentu keberhasilan karier. Dunia industri kini semakin mengutamakan kompetensi yang terukur dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Nusa Mandiri Career Center (NCC) terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan inisiasi dan penjajakan kerja sama antara Universitas Nusa Mandiri dan PT Kubus Multi Dimensi yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (12/6).
Baca juga:Lulus Langsung Kerja? Strategi NCC UNM di Wisuda ke-40 Bikin Alumni Ngebut Masuk Industri
Mahasiswa Tak Cukup Lagi Andalkan IPK untuk Dilirik Perusahaan
Pertemuan ini dihadiri jajaran pimpinan Universitas Nusa Mandiri, yakni Arif Hidayat selaku Wakil Rektor II Bidang Non Akademik, Arfhan Prasetyo selaku Ketua Program Studi Informatika, Dr Anton selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi, serta Muhammad Faisal selaku Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC).
Sementara dari pihak PT Kubus Multi Dimensi hadir Aris Susanto selaku CEO dan Ricana Rindi Indihani sebagai PIC Kerja Sama. Kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang berfokus pada peningkatan kompetensi mahasiswa, program magang, hingga perluasan akses rekrutmen bagi lulusan UNM.
Dalam kesempatan tersebut, PT Kubus Multi Dimensi memperkenalkan Kubus, sebuah platform digital yang menghubungkan perusahaan dengan talenta berkualitas melalui sistem asesmen keterampilan yang terukur dan terpercaya. Platform ini menyediakan berbagai uji kompetensi di bidang teknologi informasi seperti SQL, Python, Data Analytics, serta berbagai keterampilan digital yang saat ini menjadi kebutuhan utama industri.
Kepala Nusa Mandiri Career Center, Muhammad Faisal, menilai kehadiran platform Kubus sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja berbasis kompetensi.
“Kami melihat platform Kubus sebagai solusi yang sangat relevan bagi mahasiswa Universitas Nusa Mandiri. Mahasiswa tidak hanya memperoleh ijazah dan pengalaman akademik, tetapi juga dapat membuktikan kemampuan teknis mereka melalui asesmen yang terukur dan terstandar. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan diri mereka ketika memasuki dunia kerja maupun mengikuti program magang,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Rabu (24/3).
Menurutnya, perkembangan tren rekrutmen saat ini menunjukkan bahwa perusahaan semakin mengedepankan pendekatan skill-based hiring, yakni proses seleksi yang berfokus pada kemampuan nyata kandidat.
“Melalui asesmen di bidang seperti SQL, Python, Data Analytics, dan keterampilan digital lainnya, mahasiswa dapat mengetahui tingkat kompetensinya sekaligus memahami area yang masih perlu ditingkatkan. Hasil asesmen tersebut juga dapat menjadi portofolio kompetensi yang kredibel ketika mengikuti proses seleksi kerja,” jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu keunggulan utama platform Kubus adalah fitur talent matching, yang memungkinkan perusahaan menemukan kandidat berdasarkan kompetensi yang telah terverifikasi.
“Konsep talent matching yang ditawarkan Kubus sangat sejalan dengan misi Nusa Mandiri Career Center. Perusahaan dapat menemukan kandidat yang sesuai kebutuhan, sementara mahasiswa dan alumni memperoleh akses terhadap peluang kerja yang lebih relevan dengan bidang keahlian mereka. Ini akan membuat proses rekrutmen menjadi lebih efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.
Selain membahas asesmen kompetensi, kedua pihak juga menjajaki peluang kerja sama dalam penyelenggaraan program magang industri yang dapat memberikan pengalaman profesional bagi mahasiswa sebelum lulus.
Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, menyambut positif inisiatif kolaborasi tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan industri merupakan bagian penting dalam membangun lulusan yang siap bersaing di era transformasi digital.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan alumni Universitas Nusa Mandiri, baik dalam pengembangan kompetensi, akses program magang, maupun peluang karier di masa depan. Kerja sama seperti ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang terus beradaptasi dengan kebutuhan industri,” ungkap Arif.
Baca juga:NCC UNM Hadiri Konsolidasi Pasar Kerja Kemnaker di Depok, Perkuat Akses Karier Lulusan
Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu memastikan lulusannya memiliki kompetensi yang dapat dibuktikan dan diakui oleh dunia industri.
Melalui penjajakan kerja sama ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pengembangan talenta digital yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Kolaborasi dengan PT Kubus Multi Dimensi diharapkan menjadi langkah strategis dalam menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi, magang, serta penempatan kerja yang mampu mempercepat kesiapan mahasiswa dan alumni menghadapi kebutuhan industri digital masa depan.










