NusamandiriNews, Jakarta – Komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam memperluas transformasi digital hingga tingkat masyarakat kembali diwujudkan melalui Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Website PKK Kelurahan Cipinang Melayu. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026 ini digelar pada Sabtu (27/6) di Universitas Nusa Mandiri Kampus Jatiwaringin, Jl Raya Jatiwaringin, No 2, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, pukul 13.00–17.00 WIB.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi digital kader PKK dalam mengelola Website PKK Kelurahan Cipinang Melayu sebagai media administrasi organisasi, dokumentasi kegiatan, publikasi informasi, hingga penyampaian berbagai program PKK kepada masyarakat secara lebih efektif, transparan, dan terdokumentasi dengan baik.
Baca juga:Mau Bangun Startup? UNM Akan Gelar Pelatihan Business Model Gratis untuk Mahasiswa
UNM Latih Kader PKK Kelola Website
Melalui platform digital tersebut, berbagai kebutuhan administrasi, seperti data kepengurusan, agenda kegiatan, berita, galeri dokumentasi, hingga laporan kegiatan dapat dikelola secara terpusat. Sistem ini diharapkan mampu mendukung tata kelola organisasi PKK yang lebih modern, efisien, dan akuntabel.
Ketua Pelaksana kegiatan, Siti Nurlela, mengatakan transformasi digital telah menjadi kebutuhan penting bagi organisasi masyarakat agar pelayanan informasi dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan mudah diakses.
“Website bukan hanya menjadi media publikasi, tetapi juga berfungsi sebagai sistem pendukung administrasi organisasi yang lebih tertata. Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu kader PKK memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas kerja organisasi sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (29/6).
Materi pelatihan disampaikan oleh Siti Masturoh yang memberikan pendampingan mulai dari pengelolaan menu website, pengisian data administrasi, publikasi berita kegiatan, pengunggahan dokumentasi, hingga pengelolaan informasi yang dapat diakses masyarakat.
Agar proses belajar berlangsung interaktif, sesi dipandu oleh Riki Supriadi sebagai moderator. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan langsung penggunaan website dengan pendampingan tim pelaksana.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Cipinang Melayu, Emilia Nurtanti, bersama para kader PKK. Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan melalui diskusi aktif, praktik langsung, dan sesi tanya jawab mengenai pengelolaan website.
Emilia menyambut baik pelatihan tersebut dan berharap website yang telah dikembangkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Pelatihan ini memberikan bekal yang sangat bermanfaat bagi kader PKK. Kami berharap website ini menjadi sarana administrasi yang lebih tertata sekaligus media penyebarluasan informasi mengenai seluruh kegiatan PKK kepada masyarakat secara lebih luas,” ungkap Emilia.
Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berharap para kader PKK mampu mengelola website secara mandiri sehingga administrasi organisasi menjadi lebih tertib, dokumentasi kegiatan tersimpan dengan baik, serta informasi kepada masyarakat dapat disampaikan secara cepat, mudah diakses, dan lebih transparan.
Siti menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu implementasi nyata pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan UNM dalam mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan masyarakat melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Baca juga:Beasiswa Bukan Cuma Gratis Kuliah! Mahasiswa BJU UNM Dilatih Jadi Penulis Berita Digital
“Kami mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, khususnya kepada Tim Penggerak PKK Kelurahan Cipinang Melayu beserta seluruh kader PKK yang berpartisipasi aktif selama pelatihan,” katanya.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, atas dukungan pendanaan melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.










