
NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan kiprahnya dalam melahirkan inovasi berbasis teknologi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Kali ini, mahasiswa Program Magister Informatika UNM berhasil mengembangkan website wakaf berbasis Blockchain sebagai solusi digital yang mengedepankan transparansi, keamanan, dan akuntabilitas dalam pengelolaan wakaf di Indonesia.
Inovasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Magister Informatika UNM tidak hanya menguasai teori di ruang kuliah, tetapi juga mampu mengimplementasikan teknologi mutakhir untuk menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi Blockchain, setiap transaksi wakaf dapat tercatat secara permanen, transparan, dan mudah diaudit sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana wakaf.
Mahasiswa Magister Informatika UNM Ciptakan Website Wakaf Blockchain
Website wakaf ini dirancang dengan sejumlah keunggulan, di antaranya sistem pencatatan transaksi yang transparan, keamanan data yang tinggi karena sulit dimanipulasi, serta kemudahan akses bagi masyarakat untuk berwakaf secara digital. Platform tersebut juga memiliki potensi untuk diintegrasikan dengan ekosistem digital nasional, termasuk mendukung modernisasi tata kelola wakaf bersama Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pengembangan inovasi ini sekaligus menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya berfokus pada penciptaan teknologi baru, tetapi juga bagaimana teknologi mampu menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Melalui website berbasis Blockchain tersebut, mahasiswa Magister Informatika UNM berupaya memperluas akses layanan wakaf digital, meningkatkan efektivitas pengelolaan data, serta mendukung terwujudnya ekosistem wakaf digital Indonesia yang lebih inklusif, transparan, dan terpercaya.
Program Magister Informatika UNM sendiri terus mendorong lahirnya riset-riset aplikatif yang memiliki dampak luas. Kurikulum yang berorientasi pada inovasi dan perkembangan teknologi, seperti Artificial Intelligence (AI), Blockchain, Data Science, Internet of Things (IoT), hingga Cyber Security, memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menghasilkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri, pemerintahan, maupun masyarakat.
Berbagai proyek penelitian yang dikembangkan mahasiswa juga diarahkan agar tidak berhenti pada tataran akademik, melainkan mampu menjadi produk inovatif yang memiliki nilai strategis dan berkontribusi terhadap percepatan transformasi digital di Indonesia.
Koordinator Marketing dan Komunikasi Universitas Nusa Mandiri, Wawan Kurniawan, mengapresiasi inovasi yang dihasilkan mahasiswa Magister Informatika tersebut. Menurutnya, karya tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi harus mampu melahirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Sebagai Universitas Nusa Mandiri yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, kami terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjawab tantangan nyata di berbagai sektor. Pengembangan website wakaf berbasis Blockchain ini membuktikan bahwa mahasiswa UNM mampu mengombinasikan riset, teknologi, dan kepedulian sosial menjadi solusi digital yang berdampak. Kami berharap semakin banyak inovasi lahir dari sivitas akademika UNM yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan ekosistem digital Indonesia,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (16/8).
Ia menambahkan, inovasi tersebut sekaligus mempertegas komitmen UNM dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui pencapaian ini, tegasnya, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan talenta digital unggul, inovatif, dan berorientasi pada solusi.
“Bagi para profesional maupun lulusan S1 yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang teknologi informasi, Program Magister Informatika UNM menjadi pilihan tepat untuk mengembangkan kemampuan riset, memperluas jejaring profesional, serta mewujudkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sejalan dengan tagline “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan ekosistem pendidikan yang mendorong mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pencipta inovasi yang mampu membawa perubahan bagi bangsa.








