Iklan 160x600

Mahasiswa Magister UNM Ciptakan Website Wakaf Berbasis Blockchain, Dorong Transparansi Pengelolaan Wakaf

NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak talenta digital yang inovatif melalui karya mahasiswa yang mampu

Mahasiswa Magister UNM Ciptakan Website Wakaf Berbasis Blockchain

NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak talenta digital yang inovatif melalui karya mahasiswa yang mampu menjawab tantangan nyata di masyarakat. Muhammad Ibnu Fauzan, mahasiswa Program Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri, berhasil mengembangkan website pengelolaan wakaf berbasis teknologi Blockchain untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan akuntabilitas pengelolaan wakaf di Indonesia.

Inovasi tersebut hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan dalam tata kelola wakaf, mulai dari transparansi pencatatan, keamanan data, hingga kemudahan akses bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi Blockchain, sistem yang dikembangkan mampu menciptakan mekanisme pengelolaan wakaf yang lebih modern, efisien, dan terpercaya.

Baca juga:Takut AI Gantikan Pekerjaan? Magister Informatika UNM Siapkan Talenta Digital Masa Depan

Mahasiswa Magister UNM Ciptakan Website Wakaf Berbasis Blockchain

Melalui sistem ini, setiap transaksi dan proses pengelolaan wakaf tercatat secara permanen sehingga meminimalkan risiko manipulasi data, meningkatkan akuntabilitas, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola wakaf.

Tak hanya itu, website yang dikembangkan juga memiliki potensi untuk diintegrasikan dengan sistem digital Kementerian Agama Republik Indonesia guna mendukung percepatan transformasi digital pengelolaan wakaf secara nasional. Integrasi tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola wakaf yang lebih efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan era digital.

Teknologi Blockchain dipilih sebagai fondasi utama karena menawarkan sistem pencatatan yang terdesentralisasi, aman, dan dapat diaudit kapan saja. Dengan karakteristik tersebut, teknologi ini mampu menjaga integritas data, mengurangi risiko kehilangan informasi, serta memperkuat prinsip amanah dalam pengelolaan dana wakaf.

Muhammad Ibnu Fauzan mengatakan bahwa teknologi seharusnya tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Teknologi bukan hanya tentang kemajuan, tetapi tentang bagaimana ia membawa manfaat bagi sesama. Saya berharap inovasi ini dapat membantu mewujudkan tata kelola wakaf yang lebih transparan, mudah diakses, dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri, Prof. Dr. Agus Subekti, mengapresiasi inovasi yang dihasilkan mahasiswanya sebagai bentuk implementasi riset yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kami mendorong mahasiswa Magister Informatika untuk menghasilkan penelitian yang tidak berhenti sebagai karya akademik, tetapi mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan nyata. Pengembangan website wakaf berbasis Blockchain ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu mengintegrasikan teknologi mutakhir dengan kebutuhan sosial sehingga menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan memiliki potensi untuk dikembangkan secara lebih luas,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (7/7).

Ia menambahkan bahwa penguasaan teknologi seperti Blockchain menjadi kompetensi penting bagi lulusan magister di tengah pesatnya transformasi digital.

“Blockchain memiliki potensi besar untuk diterapkan di berbagai sektor, termasuk filantropi, keuangan, pemerintahan, hingga layanan publik. Karena itu, kami terus memperkuat ekosistem riset dan inovasi agar mahasiswa mampu melahirkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat,” terangnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Program Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri mampu menghasilkan karya inovatif yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Baca juga:AI dan Big Data Menggila, Magister Informatika UNM Jadi Incaran Profesional Digital

Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat budaya riset, inovasi, dan kolaborasi melalui pendidikan berbasis teknologi yang adaptif terhadap perkembangan industri. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, yang mendorong mahasiswa menghasilkan karya inovatif dan berdampak bagi masyarakat, industri, maupun pemerintah.

Melalui sinergi antara pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi, Universitas Nusa Mandiri optimistis dapat terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi agen transformasi digital yang mampu menghadirkan solusi inovatif bagi kemajuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan 160x600

Kampus Digital Bisnis

Universitas Nusa Mandiri

Numa Chat
AI Agent yang siap menjawab pertanyaan kamu...