Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Sabet Juara Nasional

NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim mahasiswa bertajuk “Triple A” berhasil meraih Juara 3 Kategori UI/UX Design pada Kompetisi Nasional IndoCEISS 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IndoCEISS 2026. Kompetisi berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026, sementara pengumuman pemenang dilakukan pada Jumat (10/7).

Prestasi tersebut diraih melalui karya inovatif bertajuk “EcoSync – Platform Pengolahan Limbah Menjadi Nilai Tambah Berbasis Blockchain”, sebuah solusi digital yang mengintegrasikan teknologi blockchain untuk menciptakan sistem pengelolaan limbah dan bank sampah yang lebih transparan, akuntabel, serta bernilai ekonomi bagi masyarakat.

Baca juga:EcoSync Bawa Nama UNM Bersinar, Mahasiswa Informatika Raih Juara Nasional UI/UX Rakernas IndoCEISS 2026

Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Sabet Juara Nasional

Tim Triple A terdiri atas Afra Nur Rafifah dan Aqil Syafiq Ramadhan dari Program Studi Informatika, serta Muhammad Ahsan Rizqi dari Program Studi Sistem Informasi. Mereka berhasil mengungguli puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui konsep yang menggabungkan inovasi teknologi dengan kepedulian terhadap isu lingkungan.

Dalam kategori UI/UX Design, peserta ditantang merancang antarmuka digital yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mudah digunakan, aksesibel, dan mampu memberikan solusi atas persoalan nyata di masyarakat. EcoSync dinilai unggul karena menghadirkan user journey yang intuitif, visualisasi data yang informatif, serta pendekatan human-centered design yang berorientasi pada kebutuhan pengguna dalam pengelolaan limbah.

Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri, Dr. Anton, mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti keberhasilan implementasi pembelajaran berbasis proyek dan inovasi di lingkungan kampus.

“Prestasi Tim Triple A menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu menghadirkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sebagai Kampus Digital Bisnis, kami terus mendorong mahasiswa untuk berpikir inovatif, kolaboratif, dan menghasilkan karya yang memiliki nilai guna serta daya saing di tingkat nasional maupun internasasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (21/7).

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari ekosistem akademik yang mendukung mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi melalui pembelajaran berbasis proyek, pendampingan dosen, pemanfaatan laboratorium terintegrasi, serta berbagai program pengembangan soft skills yang selaras dengan kebutuhan industri digital.

Baca juga:EcoSync Bikin Bangga! Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Raih Juara Nasional Lewat Inovasi Blockchain Pengelolaan Limbah

“Kolaborasi antara mahasiswa Program Studi Informatika dan Sistem Informasi juga menunjukkan bahwa inovasi terbaik lahir dari sinergi lintas disiplin. Perpaduan kemampuan teknis, analisis sistem, serta desain pengalaman pengguna menjadi kekuatan utama dalam mengembangkan EcoSync sebagai solusi berbasis teknologi yang berdampak bagi masyarakat,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa prestasi ini semakin mempertegas komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang menjawab tantangan nyata di era transformasi digital.

“Keberhasilan Tim Triple A di IndoCEISS 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama almamater melalui kompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.