
NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali mengukir prestasi di tingkat nasional melalui keberhasilan meraih Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2026 yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen UNM dalam menghadirkan inovasi teknologi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Program hibah tersebut diketuai oleh Dr. Sukmawati Anggraeni Putri dengan mengangkat inovasi bertajuk “Satu Klik Gizi”, sebuah teknologi berbasis digital yang dirancang untuk membantu kader PKK melakukan pemantauan status gizi balita sekaligus mendukung intervensi dini dalam upaya pencegahan wasting.
UNM Raih Hibah Nasional Kemdiktisaintek 2026
Melalui platform yang dirancang sederhana dan mudah digunakan, kader PKK diharapkan dapat melakukan identifikasi risiko gangguan gizi secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemantauan kesehatan balita sekaligus mendukung program pemerintah dalam menekan angka wasting di Indonesia.
Ketua tim pengusul, Dr. Sukmawati Anggraeni Putri, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu solusi untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kami ingin menghadirkan solusi digital yang sederhana, mudah digunakan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu kader PKK mendeteksi risiko wasting pada balita sejak dini. Dengan penanganan yang lebih cepat dan tepat, diharapkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia dapat terus meningkat,” ujarnya.
Program pengabdian ini juga melibatkan dosen serta mahasiswa Universitas Nusa Mandiri sebagai bentuk implementasi kolaborasi akademik yang mengintegrasikan tridarma perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata masyarakat. Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu memperkuat pengalaman belajar berbasis proyek sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri, Andi Saryoko, mengapresiasi keberhasilan tim dosen yang kembali memperoleh pendanaan hibah kompetitif dari DPPM Kemdiktisaintek.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dosen Universitas Nusa Mandiri terus menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan solusi atas persoalan nyata di masyarakat. Sebagai Kampus Digital Bisnis, kami berkomitmen mendorong lahirnya riset dan pengabdian yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (27/7).
Ia menambahkan bahwa LPPM Universitas Nusa Mandiri akan terus mendorong kolaborasi antara dosen, mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat agar hasil penelitian dan pengabdian tidak berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan dan dirasakan manfaatnya.
Baca juga:UNM Siapkan Posyandu Digital, RW 011 Pamulang Timur Sambut Program Hibah DPPM 2026
“Keberhasilan memperoleh Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2026 semakin memperkuat posisi Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang konsisten mengembangkan inovasi berbasis teknologi untuk menjawab berbagai tantangan sosial,” katanya.
Melalui riset dan pengabdian yang berorientasi pada solusi, UNM terus berkontribusi dalam mendukung transformasi digital sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.








