
NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kali ini, UNM berhasil meraih Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek.
Program hibah tersebut dipimpin oleh Dr. Linda Marlinda dengan mengusung judul “Pendampingan Penguatan Sistem Koordinasi Berbasis Digital pada Komunitas Pengepul Udang, Bandeng, dan Rumput Laut di Muara Gembong.”
UNM Raih Hibah PKM 2026
Melalui program ini, tim pengabdian akan mendampingi komunitas pengepul hasil perikanan di kawasan Muara Gembong dalam mengimplementasikan sistem koordinasi berbasis digital. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyebaran informasi, meningkatkan efektivitas koordinasi antaranggota, serta memperkuat tata kelola usaha sehingga pelaku usaha pesisir menjadi lebih produktif, adaptif, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.
Program ini turut melibatkan Sulistianto Sutrisno Wanda dan Nanang Ruhyana sebagai anggota tim dosen, serta dua mahasiswa Program Studi Informatika, yaitu Markus Hari Prima dan Nabil Irwansyah. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Melalui sinergi dosen, mahasiswa, dan mitra masyarakat, Universitas Nusa Mandiri berharap program ini mampu menghadirkan solusi digital yang berkelanjutan bagi komunitas pesisir, sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha perikanan berbasis teknologi.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri, Andi Saryoko, mengapresiasi keberhasilan tim dosen dalam meraih pendanaan hibah nasional tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan sivitas akademika UNM mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
“Keberhasilan memperoleh Hibah PKM dari DPPM Kemdiktisaintek menunjukkan bahwa dosen Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan program pengabdian yang relevan, inovatif, dan memiliki dampak nyata. Pendampingan digital bagi komunitas pengepul hasil perikanan di Muara Gembong merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola usaha masyarakat pesisir melalui pemanfaatan teknologi informasi,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (28/7).
Ia menambahkan bahwa sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong lahirnya berbagai program pengabdian yang mengintegrasikan keilmuan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami percaya transformasi digital tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan besar, tetapi juga harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai sektor, termasuk komunitas pesisir. Melalui kolaborasi dosen, mahasiswa, dan mitra masyarakat, kami berharap program ini mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat koordinasi, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Muara Gembong,” tambahnya.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini semakin memperkuat kiprah Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga konsisten menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada solusi.
“Melalui pemanfaatan teknologi digital, UNM terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang lebih mandiri, inovatif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital di berbagai sektor,” tutupnya.








