Universitas Nusa Mandiri Ajarkan Data Analytics

NusamandiriNews, Jakarta – Di era digital, keberhasilan sebuah organisasi tidak lagi hanya ditentukan oleh aktivitas di lapangan, tetapi juga oleh kemampuannya membangun citra dan menjangkau publik melalui media sosial. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi berbasis data.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan tim dosen Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri bertajuk “Pendampingan Analisis Data Engagement Instagram Berbasis Data Analytics untuk Meningkatkan Visibilitas Kegiatan Taekwondo Valentino Club.” Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi digital organisasi olahraga melalui pemanfaatan data analytics sebagai dasar penyusunan strategi komunikasi digital yang lebih efektif.

Baca juga:Mahasiswa UNM Buktikan Public Speaking Bukan Bakat, Tapi Skill yang Bisa Dilatih hingga Panggung Nasional

Universitas Nusa Mandiri Ajarkan Data Analytics

Taekwondo Valentino Club merupakan salah satu klub taekwondo yang aktif membina atlet mulai dari usia dini hingga dewasa serta telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat daerah maupun nasional. Selama ini, klub memanfaatkan Instagram sebagai media publikasi kegiatan dan pencapaian atlet. Namun, pengelolaannya masih berfokus pada unggahan konten tanpa analisis mendalam terhadap berbagai indikator performa seperti reach, impressions, likes, comments, shares, saves, hingga engagement rate.

Melihat kondisi tersebut, tim dosen Program Studi Sains Data Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri menghadirkan pendampingan berbasis Data Analytics agar pengurus klub mampu mengolah data Instagram Insight menjadi informasi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan dan penyusunan strategi publikasi yang lebih terarah.

Ketua pelaksana kegiatan, Taopik Hidayat, menjelaskan bahwa pendekatan berbasis data menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas komunikasi digital organisasi pada era media sosial.

“Media sosial bukan hanya tempat membagikan dokumentasi kegiatan, tetapi juga sumber data yang sangat berharga. Melalui analisis data engagement, pengurus dapat mengetahui jenis konten yang paling diminati, waktu unggah yang optimal, karakteristik audiens, hingga efektivitas setiap publikasi. Dengan demikian, keputusan dalam menyusun strategi komunikasi tidak lagi berdasarkan perkiraan, melainkan berdasarkan data yang terukur,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (29/7).

Ia menyebutkan bahwa program pendampingan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi, pelatihan, praktik penggunaan data Instagram Insight, pendampingan analisis data, hingga evaluasi dan penyusunan rekomendasi strategi publikasi berbasis data. Peserta juga diberikan studi kasus sehingga mampu menginterpretasikan berbagai metrik engagement untuk meningkatkan jangkauan dan visibilitas akun media sosial klub.

Ketua Umum Valentino Club, Willem Yanes Aldenhoven, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membuka wawasan baru mengenai pentingnya pemanfaatan data dalam pengelolaan media sosial organisasi olahraga.

“Selama ini kami aktif mempublikasikan berbagai kegiatan dan prestasi atlet melalui Instagram, namun belum pernah menganalisis data secara mendalam. Melalui pendampingan dari Universitas Nusa Mandiri, kami memperoleh pengetahuan baru untuk membaca data engagement sehingga dapat menyusun strategi publikasi yang lebih tepat sasaran. Kami berharap visibilitas klub semakin meningkat dan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas,” ungkapnya.

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Taopik Hidayat sebagai ketua pelaksana, bersama Syarah Seimahuira dan Sad Gita Didiani dari Program Studi Sains Data Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri. Kegiatan ini juga melibatkan Pangrasya Christina Rahanmitu, dosen Program Studi Sistem Informasi pada fakultas yang sama.

Melalui program ini, tim tidak hanya meningkatkan kompetensi mitra dalam memahami analisis data media sosial, tetapi juga menghasilkan laporan analisis engagement Instagram, rekomendasi strategi publikasi berbasis data, dokumentasi kegiatan, artikel media massa, hingga artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada jurnal nasional bidang pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga:UNM Latih PKK Cipinang Melayu Kelola Website, Percepat Transformasi Digital Masyarakat

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis mengimplementasikan keilmuan di bidang Data Science untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Pendekatan berbasis data tidak hanya diterapkan di dunia industri dan bisnis, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi organisasi olahraga dalam membangun komunikasi digital yang lebih efektif,” tegasnya.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata. Pendampingan ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan dalam pemanfaatan Data Analytics untuk memperkuat citra organisasi, memperluas jangkauan informasi, serta mendukung lahirnya lebih banyak atlet berprestasi yang dikenal luas melalui strategi publikasi digital yang berbasis data.