juara nasional yesist12 indonesia 2026

NusamandiriNews, Jakarta – Tim mahasiswa Program Studi (Prodi) Informatika (S1) Universitas Nusa Mandiri (UNM) akan mewakili Indonesia pada Grand Finale Youth Endeavours for Social Innovation using Sustainable Technologies (YESIST12) Internasional 2026 setelah berhasil meraih kemenangan pada ajang YESIST12 Indonesia 2026.

Tim yang beranggotakan Vickry Kamaluddin, Abudan, dan Andika Dwi Kurniawan memenangkan kategori Special Track melalui inovasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama “NutriScan”. Keberhasilan mereka memperkuat posisi UNM sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif mengembangkan inovasi teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah IEEE YESIST12 2026, Universitas Nusa Mandiri Bawa Inovator Dunia ke Bekasi

NutriScan sendiri merupakan sistem pemindaian makanan berbasis AI yang mengintegrasikan teknologi Barcode + Vision Fusion. Pendekatan tersebut menggabungkan pencarian data melalui barcode dengan klasifikasi citra secara real-time, sehingga mampu menyajikan informasi nutrisi dengan tingkat akurasi tinggi.

Inovasi ini memanfaatkan model TensorFlow Lite berbasis MobileNetV2 yang telah dioptimalkan agar dapat berjalan langsung pada perangkat seluler. Sistem juga terintegrasi dengan Firebase untuk menyinkronkan data nutrisi, profil kesehatan pengguna, serta memberikan rekomendasi yang lebih personal.

juara nasional yesist12 indonesia 2026

Ketua AI Center Universitas Nusa Mandiri sekaligus mentor tim, Dr. Ali Khumaidi, M.Kom mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pengembangan inovasi yang matang serta kolaborasi seluruh anggota tim selama mengikuti tahapan kompetisi nasional.

“Kami tidak hanya membawa sebuah aplikasi, tetapi sebuah solusi AI yang dioptimalkan untuk kebutuhan nyata. Di Grand Finale mendatang, ini akan menjadi ajang pembuktian supremasi teknologi regional. Kami siap berhadapan dengan inovator-inovator hebat dari India, Malaysia, Thailand, Vietnam dan banyak negara lainnya guna membuktikan bahwa pemuda Indonesia mampu memimpin di peta inovasi global,” ujar Dr. Ali dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/7).

Ia menjelaskan, pengembangan NutriScan tidak hanya berorientasi pada aspek teknologi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, inovasi digital harus mampu menjawab tantangan yang dihadapi sehari-hari sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup.

“Kami ingin membuktikan bahwa riset mahasiswa tidak berhenti di ruang laboratorium atau ruang kelas. Inovasi harus dapat diimplementasikan dan memberikan solusi yang relevan bagi masyarakat. Melalui NutriScan, kami berharap teknologi AI dapat membantu masyarakat mengambil keputusan yang lebih baik terkait pola konsumsi makanan sehat,” jelasnya.

Keberhasilan tim UNM diraih setelah melewati serangkaian seleksi yang meliputi peninjauan dokumen teknis, penilaian proposal inovasi, hingga presentasi di tingkat nasional. Kompetisi tersebut diikuti peserta dari lebih dari 30 perguruan tinggi di Indonesia.

Baca juga: Tim dari Prodi Informatika (S1) UNM Lolos Grand Finale YESIST12 Internasional 2026

Pada tahap selanjutnya, tim NutriScan akan mewakili Indonesia pada Grand Finale IEEE YESIST12 Internasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua dan ketiga Oktober 2026. Indonesia juga mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan global, sementara Universitas Nusa Mandiri berperan sebagai co-host dalam ajang tersebut.

“Keikutsertaan di Grand Finale bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kualitas inovasi mahasiswa Indonesia kepada dunia. Kami berharap pengalaman ini dapat membuka kolaborasi internasional sekaligus memotivasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi,” tutur Dr. Ali.

Keikutsertaan tim NutriScan di tingkat internasional diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan inovasi digital karya mahasiswa Indonesia kepada komunitas teknologi dunia. Di sisi lain, capaian ini mempertegas komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak talenta digital yang inovatif, adaptif, dan mampu bersaing di kancah global.