Dari Predikat Unggul ke Pentas Global

NusamandiriNews, Jakarta – Memasuki usia ke-25 tahun, Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman. Seperempat abad perjalanan UNM menjadi momentum untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas akademik dan nonakademik secara berkelanjutan.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UNM, Dr. Nita Merlina, berharap usia 25 tahun semakin menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap UNM sebagai tempat untuk menempuh pendidikan tinggi. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan universitas untuk terus memberikan pendidikan terbaik bagi mahasiswa.

Baca juga:Bukan Hadiah, Predikat Unggul UNM Lahir dari 25 Tahun Perjalanan dan Perbaikan

Dari Predikat Unggul ke Pentas Global

“Dengan usia Universitas Nusa Mandiri yang ke-25 tahun ini, harapannya ke depan semakin dapat dipercaya oleh masyarakat untuk menitipkan anak atau rekan-rekannya di Universitas Nusa Mandiri,” ujar Dr. Nita dalam keterangan rilisnya yang diterima pada Selasa (11/8).

Ia menilai bahwa kepercayaan tersebut perlu dijawab melalui kualitas pendidikan yang terus berkembang. Hal ini juga tercermin dari sejumlah capaian akademik UNM, termasuk diraihnya predikat Unggul oleh Program Studi Sains Data dan Program Studi Informatika jenjang doktoral.

“UNM sudah terbukti dengan kualitas pendidikan yang semakin baik. Ditambah ditahun ini pun prodi kami yaitu Sains Data S1 dan Informatika S3 sudah meraih Unggul,” jelasnya.

Dengan semakin lengkapnya jenjang pendidikan yang tersedia, UNM membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan mulai dari jenjang sarjana, magister, hingga doktor.

Dr. Nita berharap masyarakat dapat mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UNM sekaligus memanfaatkan berbagai pilihan program studi yang tersedia.

“Bapak atau Ibu bisa mempercayakan putra-putrinya untuk bisa berkuliah di Universitas Nusa Mandiri ini, baik dari S1, S2, maupun S3,” tuturnya.

Selain itu, menurut Dr. Nita, capaian yang telah diraih bukan alasan untuk berhenti melakukan pembenahan. Justru memasuki usia seperempat abad, UNM harus semakin konsisten meningkatkan kualitas, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Peningkatan kualitas tersebut dilakukan pada berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan. Mulai dari kualitas pembelajaran, pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, hingga kualitas tenaga kependidikan terus menjadi perhatian UNM dalam menjaga mutu pendidikan.

Menurut Dr. Nita, upaya peningkatan kualitas tersebut juga merupakan bagian dari mandat penyelenggaraan pendidikan tinggi yang harus dijalankan secara berkelanjutan. Karena itu, UNM terus mendorong seluruh unsur akademik dan pendukungnya untuk berkembang mengikuti tuntutan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

Tidak berhenti pada peningkatan kualitas di tingkat nasional, UNM juga mulai mempersiapkan langkah yang lebih jauh melalui agenda internasionalisasi. Ia menyebut, UNM memiliki target untuk terus memperluas kiprahnya hingga ke tingkat internasional.

“UNM insya Allah akan go international untuk ke depannya dan tidak terpaku pada nasional saja, tetapi kami memberanikan diri melangkah lebih tinggi lagi yaitu ke internasional,” katanya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari visi UNM untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di dalam negeri, tetapi juga memiliki kompetensi dan pengalaman yang relevan dengan lingkungan akademik maupun profesional internasional.

Selain peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi mahasiswa melalui sertifikasi juga terus didorong. Dr. Nita menjelaskan bahwa sertifikasi menjadi bagian penting dalam pembekalan mahasiswa agar memiliki kompetensi yang dapat dibuktikan dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Untuk sertifikasi, kami tetap terus menggalakkan bahwa mahasiswa wajib lulus itu harus punya sertifikasi karena itu bagian dari syarat untuk kelulusan mahasiswa,” jelasnya.

Menurutnya, sertifikasi tidak hanya menjadi pelengkap dokumen akademik mahasiswa. Lebih dari itu, sertifikasi diharapkan dapat menjadi bukti kompetensi yang dimiliki mahasiswa ketika mereka memasuki dunia profesional.

Baca juga: Akreditasi Unggul S3 Doktor Informatika Universitas Nusa Mandiri: Pilihan Tepat Jadi Pemimpin Riset Global dan Inovator Teknologi

Sementara itu, pengembangan penelitian juga menjadi perhatian penting UNM, terutama seiring dengan semakin lengkapnya jenjang pendidikan hingga S2 dan S3. Pembinaan penelitian terus dilakukan dengan melibatkan dosen dan mahasiswa untuk membangun budaya akademik yang semakin kuat.

Ke depan UNM juga akan terus memperluas kerja sama internasional, termasuk mendorong keterlibatan dosen dalam jejaring akademik global. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi dosen untuk mengembangkan kompetensi, penelitian, dan pengalaman akademik melalui jejaring internasional.

Memasuki usia 25 tahun, UNM menjadikan kepercayaan masyarakat sebagai amanah sekaligus tantangan untuk terus bergerak maju. Peningkatan mutu pendidikan, sertifikasi kompetensi, penguatan riset, hingga langkah menuju internasionalisasi menjadi bagian dari perjalanan UNM untuk memastikan bahwa usia seperempat abad bukan sekadar penanda waktu, tetapi menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh.