
NusamandiriNews, Jakarta — Kiprah riset Universitas Nusa Mandiri (UNM) di forum internasional kembali terlihat. Sebanyak 11 artikel ilmiah yang melibatkan dosen dan mahasiswa UNM dinyatakan diterima dalam 2026 International Conference on Information Technology Research and Innovation (ICITRI).
Ke-11 artikel tersebut menjadi bagian dari 79 artikel ilmiah yang diterima dalam ICITRI 2026. Keterlibatan ini menunjukkan peran aktif sivitas akademika UNM dalam melakukan penelitian sekaligus mendiseminasikan hasilnya melalui forum ilmiah internasional.
Beragam topik teknologi diangkat dalam penelitian tersebut, mulai dari Artificial Intelligence (AI), Generative AI, Machine Learning, Computer Vision, pengolahan citra, teknologi kesehatan hingga pengembangan sistem cerdas.
Baca juga:Mahasiswa Prodi Sains Data UNM Tembus Forum Internasional ICITRI 2026, Bawa Riset Bahasa Perbatasan
11 Artikel Dosen dan Mahasiswa UNM Lolos ICITRI 2026
Sejumlah penelitian membahas pemanfaatan Generative AI untuk klasifikasi risiko kredit, Vision Transformer untuk klasifikasi tanaman, serta Deep Learning untuk pemilahan kualitas buah secara otomatis. Riset lainnya mengembangkan teknologi identifikasi kualitas kulit bagi industri UMKM, klasifikasi penyakit tanaman, image watermarking, dan pengenalan ekspresi wajah.
Penelitian sivitas akademika UNM juga menyentuh bidang kesehatan dan teknologi inklusif, seperti prediksi kondisi kesehatan mental, deteksi kelelahan berbasis Explainable AI, hingga pengenalan Bahasa Isyarat Indonesia menggunakan Deep Learning. Salah satu penelitian lainnya mengembangkan chatbot untuk mendukung pemrosesan bahasa di wilayah perbatasan Indonesia.
Keterlibatan mahasiswa bersama dosen dalam penelitian dan publikasi internasional menjadi bagian dari upaya Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis untuk membangun budaya riset dan memberikan pengalaman akademik yang lebih luas kepada mahasiswa.
Ketua LPPM Universitas Nusa Mandiri, Andi Saryoko mengapresiasi kontribusi dosen dan mahasiswa dalam ICITRI 2026.
“Kami mengapresiasi dosen dan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri yang telah berkontribusi dalam artikel-artikel yang diterima pada ICITRI 2026. Keterlibatan mahasiswa bersama dosen dalam penelitian dan publikasi internasional memberikan pengalaman akademik yang berharga sekaligus mendorong budaya penelitian di lingkungan kampus,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (13/8).
Menurutnya, keterlibatan dalam forum internasional juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan peneliti dari perguruan tinggi maupun institusi lainnya.
“Kami berharap keterlibatan ini terus berkembang sehingga menghasilkan lebih banyak kolaborasi dan karya ilmiah yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia menyampaikan bahwa beragamnya topik penelitian menunjukkan bahwa riset sivitas akademika UNM diarahkan untuk menjawab kebutuhan di berbagai sektor, termasuk keuangan, kesehatan, pertanian, industri, pendidikan, serta kebutuhan sosial dan komunikasi.
Baca juga:ICITRI 2026 UNM Mendunia, Peneliti dari 11 Negara Ramaikan Konferensi Internasional
“Selain menjadi ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian, ICITRI 2026 juga menjadi kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring akademik, serta membuka peluang kerja sama penelitian lintas institusi dan negara,” tandasnya.
Melalui partisipasi 11 artikel tersebut, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan penelitian berbasis teknologi dan inovasi sekaligus menyiapkan sivitas akademika yang mampu berkontribusi dalam perkembangan teknologi di tingkat nasional maupun internasional.
Informasi dan pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri dapat dilakukan secara online melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id. Informasi resmi Universitas Nusa Mandiri dapat diakses melalui https://nusamandiri.ac.id/.








