
NusamandiriNews, Jakarta — Transformasi digital di tingkat masyarakat terus didorong Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UNM melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Laporan Kemajuan Hibah Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2026 di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, pada Kamis (27/8), silam. Kegiatan ini berlangsung pukul 14.30–16.30 WIB di Kelurahan Cipinang Melayu, Jalan Inspeksi Tarum Barat No. 1, Jakarta Timur.
Kegiatan ini diikuti 20 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa penerima hibah serta kader PKK Kelurahan Cipinang Melayu. Kegiatan turut didampingi Emilia Nurtanti selaku Ketua PKK Kelurahan Cipinang Melayu.
UNM Dorong Digitalisasi PKK Cipinang Melayu
Monev dibuka oleh Siti Fauziah selaku Unit PM LPPM UNM, kemudian dilanjutkan pemaparan laporan kemajuan Hibah Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat oleh Siti Nurlela, melalui program “Penerapan Sistem Informasi PKK Kelurahan Cipinang Melayu Berbasis Website untuk Pengelolaan Administrasi dan Pemberdayaan UP2K.”
Program tersebut memanfaatkan sistem informasi berbasis website untuk mendukung pengelolaan administrasi PKK sekaligus memperkuat pemberdayaan UP2K. Monev dilakukan untuk memastikan perkembangan program, kesesuaian catatan harian atau logbook dengan realisasi penggunaan dana, serta kesiapan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTB).
Proses evaluasi kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama Dr. Ali Khumaidi, selaku reviewer. Masukan dan saran yang diberikan menjadi bahan penyempurnaan program agar implementasi teknologi benar-benar sesuai dengan kebutuhan mitra di lapangan.
Ketua LPPM Universitas Nusa Mandiri, Andi Saryoko, mengatakan bahwa kegiatan pengabdian tidak cukup hanya menghasilkan teknologi, tetapi harus memastikan teknologi tersebut dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap program hibah tidak berhenti pada pengembangan teknologi. Ada manfaat nyata yang dirasakan mitra. Melalui digitalisasi administrasi PKK, kami berharap proses pengelolaan data menjadi lebih terstruktur sekaligus mendukung pemberdayaan UP2K di Kelurahan Cipinang Melayu,” katanya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Kamis (3/9).
Menurut Andi, proses monitoring dan evaluasi juga penting untuk menjaga kualitas, akuntabilitas, dan keberlanjutan program pengabdian. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan mitra masyarakat menjadi bagian penting dalam menghasilkan solusi yang relevan.
Baca juga:UNM Siapkan Posyandu Digital, RW 011 Pamulang Timur Sambut Program Hibah DPPM 2026
Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2026 menjadi salah satu ruang bagi sivitas akademika UNM untuk menghadirkan inovasi yang aplikatif, terukur, dan berkelanjutan.
“Melalui program ini, UNM berharap digitalisasi administrasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UP2K dapat terus berkembang sekaligus memperkuat sinergi perguruan tinggi dengan masyarakat,” tutupnya.








