
NusamandiriNews, Jakarta — Mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Nusa Mandiri (UNM) didorong untuk aktif mengasah kemampuan profesional melalui pembelajaran berbasis proyek. Metode ini dinilai efektif untuk menjembatani teori yang dipelajari di kelas dengan dinamika dunia kerja nyata.
Melalui pengerjaan proyek, mulai dari skala kecil seperti kampanye digital, riset pasar, hingga kolaborasi dengan UMKM, mahasiswa diajak merencanakan, mengelola tim, hingga mengukur hasil kegiatan. Pengalaman praktis ini menjadi bekal berharga sebelum mahasiswa terjun ke industri profesional.
Baca juga:Kuliah Manajemen di Era Digital Buka Jalan ke Banyak Karier
Manfaatkan Pembelajaran Berbasis Proyek
Ketua Prodi Manajemen Universitas Nusa Mandiri, Instianti Elyana, menyampaikan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek mampu mengasah keterampilan teknis sekaligus soft skills mahasiswa secara seimbang.
“Melalui proyek nyata, mahasiswa tidak hanya memahami teori manajemen, tetapi juga belajar menghadapi kendala, mengelola waktu, dan menguji kemampuan kepemimpinan. Pengalaman ini membentuk karakter mahasiswa agar lebih siap dan responsif terhadap tantangan di dunia bisnis,” katanya dalam keterangannya, pada Rabu (9/9).
Ia menambahkan, seluruh hasil pengerjaan proyek juga dapat didokumentasikan sebagai portofolio profesional. Dokumentasi yang memuat peran, strategi, serta solusi yang dihasilkan mahasiswa akan menjadi nilai tambah saat mengikuti proses seleksi kerja maupun magang.
“Penerapan pembelajaran berbasis proyek ini sejalan dengan komitmen Prodi Manajemen UNM sebagai Kampus Digital Bisnis. Langkah ini diharapkan terus mendorong lahirnya lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era digital,” tutupnya.








