Mahasiswa Sains Data UNM Raih Best Paper

NusamandiriNews, Depok – Mahasiswa Program Studi (prodi) Sains Data Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Nusa Mandiri (UNM) meraih penghargaan Best Paper pada Seminar Internasional ICITRI 2026. Penghargaan tersebut diraih di UNM kampus Margonda, Jl. Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok, pada 8–9 September 2026, lalu.

Karya ilmiah yang memenangi penghargaan tersebut berjudul “A Hybrid Retrieval Chatbot with Deterministic Intent Routing for Indonesian Border Languages”. Penelitian ini berfokus pada pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk merancang chatbot pemroses bahasa daerah di wilayah perbatasan Indonesia.

Baca juga:Enam Akademisi Raih Best Presenter ICITRI 2026 UNM

Mahasiswa Sains Data UNM Raih Best Paper

Tiga mahasiswa Sains Data UNM yang terlibat dalam penelitian ini adalah Kasa Inti Josia Tambunan, Nouval Ghoonimu Tsawab, dan Siti Zainab Amri. Mereka berkolaborasi dengan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Foni A. Setiawan, serta tim dosen UNM yang terdiri atas Tati Mardiana, Nanang Ruhyana, Taopik Hidayat, Riki Supriyadi, dan Arif Hidayat.

Ketua Prodi Sains Data UNM, Tati Mardiana, mengapresiasi kolaborasi lintas lembaga tersebut. Ia menilai riset ini berhasil membuktikan keahlian mahasiswa dalam menerapkan ilmu perkuliahan untuk menjawab tantangan keberagaman bahasa di Indonesia.

Baca juga:Best Paper ICITRI 2026, Jawab Persoalan Nyata

“Pencapaian Best Paper pada ICITRI 2026 menjadi kebanggaan bagi Program Studi Sains Data. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu berkolaborasi dengan dosen dan peneliti dalam menghasilkan karya ilmiah yang mengangkat pemanfaatan AI. Kami berharap capaian ini memotivasi mahasiswa lain untuk aktif berinovasi,” kata Tati dalam rilis yang diterima, pada Senin (14/9).

Raihan prestasi ini mempertegas komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam membangun ekosistem riset yang inklusif dan aplikatif. Pengalaman keterlibatan langsung dalam publikasi ilmiah internasional diharapkan menjadi pijakan penting bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan nasional.