
NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Jatiwaringin mendorong para mahasiswanya untuk mulai menyusun portofolio digital sejak awal masa perkuliahan di Jakarta Timur. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat personal branding dan kredibilitas lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja di era transformasi digital.
Portofolio digital berfungsi sebagai media pembuktian kemampuan secara lebih konkret dibandingkan sekadar curriculum vitae (CV) atau nilai akademik. Dokumentasi ini dapat mencakup berbagai hasil proyek akademik, riset, aplikasi, desain, hingga rekam jejak kegiatan organisasi.
Baca juga:Akreditasi Unggul, Sains Data UNM Makin Siap Cetak Talenta Digital Masa Depan
Tingkatkan Kesiapan Karier
Koordinator Markom UNM kampus Jatiwaringin, Sofian Wira Hadi, menekankan pentingnya mendokumentasikan setiap pengalaman secara berkala. Menurutnya, portofolio merupakan investasi jangka panjang yang menggambarkan proses perkembangan kompetensi mahasiswa.
“Setiap proyek, prestasi, maupun pengalaman organisasi memiliki nilai yang dapat menjadi bagian dari portofolio. Jangan menunggu lulus untuk mulai menyusunnya, karena portofolio merupakan rekam jejak kompetensi yang akan sangat bermanfaat ketika memasuki dunia kerja,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Senin (14/9).
Ia menjelaskan bahwa kualitas portofolio ditentukan oleh relevansi serta mutu karya yang ditampilkan, bukan sekadar jumlah dokumen. Mahasiswa diimbau untuk menampilkan karya-karya terbaik yang sesuai dengan bidang karier yang ingin mereka tekuni.
Baca juga:Prodi Sains Data UNM Raih Akreditasi Unggul, Bidik Lulusan Berdaya Saing Global
“Bangun portofolio yang mencerminkan kompetensi dan perkembangan diri. Tampilkan karya terbaik yang relevan dengan bidang yang ingin ditekuni sehingga dapat memberikan gambaran nyata mengenai potensi yang dimiliki,” tambahnya.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM memfasilitasi pembentukan portofolio ini melalui pembelajaran berbasis proyek, kegiatan kemahasiswaan, dan kolaborasi industri. Penyusunan rekam jejak digital yang konsisten diharapkan menjadi bekal kuat bagi mahasiswa untuk membuktikan potensi diri di dunia profesional.








