UNM dan Batangas State University Jajaki Kolaborasi

NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis mengumumkan penjajakan kerja sama Collaborative Online International Learning (COIL) bersama Batangas State University, Filipina, pada Rabu (9/9) secara daring di Jakarta. Langkah ini diambil untuk memperkuat pembelajaran berorientasi kompetensi global, inovasi, serta kewirausahaan digital bagi mahasiswa kedua perguruan tinggi.

Program COIL mengusung konsep tim campuran internasional (international mixed-nationality teams). Melalui wadah ini, mahasiswa Indonesia dan Filipina akan berkolaborasi merumuskan solusi berbasis teknologi, menyusun model bisnis, hingga membuat prototipe untuk mengatasi permasalahan nyata secara virtual.

Baca juga:UNM dan Batangas State University Siapkan Kolaborasi Global Lewat COIL

UNM dan Batangas State University Jajaki Kolaborasi

Inisiatif tersebut dirancang sebagai model pembelajaran praktis berbiaya rendah dan berkelanjutan. Selain mengasah pemikiran kritis, program ini berfokus meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, kerja sama tim global, dan keterampilan presentasi di tingkat internasional.

Pihak Batangas State University mengapresiasi terjalinnya kemitraan strategis tersebut. Keduanya mengusung semangat kolaborasi learn together, build together, and hopefully pitch together.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada UNM karena selalu mengakomodasi kegiatan kolaboratif kami, dan kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sukses,” ujar Associate Dean CICS Batangas State University, Johnrey N. Manzanal.

Dukungan serupa disampaikan oleh Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik UNM, Arif Hidayat. Ia menegaskan kesiapan institusinya dalam memperluas jangkauan kerja sama lintas negara demi membuka peluang belajar yang berorientasi global.

Baca juga:UNM Gaspol Kolaborasi Global dengan Kampus Filipina, Mahasiswa Siap Naik Level Internasional

“UNM menyambut baik kolaborasi ini dan berkomitmen mendukung program-program yang dapat memperluas wawasan global mahasiswa sekaligus memperkuat kerja sama internasional antarperguruan tinggi,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Senin (14/9).

Penjajakan program COIL ini diharapkan mampu menciptakan iklim akademik yang kompetitif dan inovatif. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen UNM sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di pasar global.