NusamandiriNews, Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dengan tagline “Ubah Mimpi Jadi Prestasi” terus memperkuat langkah globalnya melalui pembahasan implementasi kerja sama strategis bersama Batangas State University, Filipina. Inisiatif ini menjadi bagian penting dalam proses finalisasi Memorandum of Understanding (MoU) yang difokuskan pada kolaborasi akademik, riset, dan pengembangan pendidikan bertaraf internasional, pada Rabu (29/4) secara daring.
Pertemuan tersebut membahas berbagai program unggulan yang akan diimplementasikan kedua institusi. Di antaranya adalah program guest lecture dan pertukaran dosen yang bertujuan meningkatkan wawasan internasional sivitas akademika. Selain itu, kedua kampus juga mengembangkan program Collaborative Online International Learning (COIL), sebuah skema pembelajaran lintas negara berbasis daring yang memungkinkan mahasiswa berkolaborasi secara global tanpa batas geografis.
Baca juga:UNM Perkuat Kolaborasi Internasional dengan Kampus Filipina, Mahasiswa Siap Go Global
UNM Gaspol Kolaborasi Global
Tak hanya itu, proses finalisasi dan peninjauan dokumen MoU menjadi fokus utama guna memastikan seluruh ruang lingkup kerja sama berjalan efektif dan terukur. Di bidang penelitian, UNM dan Batangas State University sepakat mendorong kolaborasi riset bersama, khususnya pada bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi informasi yang kini menjadi tulang punggung industri digital global.
Untuk menjaga keberlanjutan program, kedua pihak juga menyepakati mekanisme komunikasi lanjutan sebagai langkah strategis dalam koordinasi, monitoring, dan evaluasi implementasi kerja sama. Hal ini penting untuk memastikan setiap program yang dirancang dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan kualitas pendidikan.
Humas Universitas Nusa Mandiri, Panggah S Muanif, menyampaikan bahwa kolaborasi internasional ini menjadi langkah konkret dalam memperluas eksposur global kampus.
“Kerja sama ini bukan hanya tentang pertukaran program, tetapi juga membuka akses bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat langsung dalam ekosistem akademik global. Ini adalah peluang besar untuk meningkatkan kompetensi, jejaring internasional, serta kesiapan menghadapi persaingan di era digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (4/5).
Langkah ini menegaskan posisi Universitas Nusa Mandiri sebagai kampus yang adaptif terhadap perkembangan global. Melalui kolaborasi internasional ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik, tetapi juga kesempatan memperluas perspektif, jejaring, dan kompetensi di tingkat dunia.
Dengan sinergi yang terus dibangun, UNM optimistis mampu menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman sekaligus mencetak generasi unggul yang siap bersaing di kancah internasional. Saatnya generasi muda mengambil peluang ini dan melangkah lebih jauh bersama Universitas Nusa Mandiri.









