Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Bawa Artholic Studio

NusamandiriNews, Purwokerto — Artholic Studio, usaha rintisan mahasiswa binaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, sukses menembus ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2026. Ajang tingkat nasional ini diselenggarakan di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, mulai 29 September hingga 1 Oktober 2026.

Usaha mahasiswa dari Kampus Digital Bisnis ini hadir dengan membawa inovasi berupa dekorasi dinding estetik berbasis kayu MDF. Produk tersebut mengedepankan kreativitas, personalisasi tinggi, nilai estetika, serta peluang bisnis yang menjanjikan pada sektor pasar dekorasi interior.

Baca juga: Tim Artholic Studio UNM Lolos KMI Expo XVII 2026 Berkat Olahan Limbah Kayu

Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Bawa Artholic Studio

Sebelum melaju ke KMI Expo 2026, tim telah melewati proses pengembangan usaha yang panjang dan komprehensif. Mulai dari proses produksi, pemasaran, pengelolaan keuangan, pengurusan legalitas usaha, hingga penguatan identitas dan nilai jual produk berhasil dikelola secara mandiri.

Dosen Pendamping Artholic Studio, Johan Hendri Prasetyo, mengatakan bahwa keikutsertaan ini merupakan hasil dari kerja keras tim dalam membangun bisnis nyata dari sebuah proyek kampus. Menurutnya, ajang ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan potensi bisnis yang mereka miliki.

“KMI Expo menjadi momentum penting bagi Artholic Studio untuk menunjukkan bahwa produk mahasiswa tidak hanya dapat dikembangkan sebagai tugas atau proyek kampus, tetapi juga memiliki potensi untuk menjadi sebuah bisnis yang nyata,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (29/9).

Ia juga berharap tim dapat memanfaatkan ruang ini sebaik mungkin untuk memperkuat kemampuan bisnis dan memperluas jejaring.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi (prodi) Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan memadukan kreativitas, branding, pemasaran, dan teknologi.

“Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Bisnis Digital memiliki potensi untuk mengembangkan kreativitas menjadi peluang bisnis yang konkret,” tutur Lia.

Baca juga:Artholic Studio UNM Siap Tunjukkan Kemajuan Bisnis di PKP-P2MW 2026

Pihaknya berharap keikutsertaan ini dapat meningkatkan skala bisnis Artholic Studio serta menginspirasi mahasiswa lain untuk berani berwirausaha.

“Keikutsertaan dalam KMI Expo 2026 menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan komunikasi bisnis, memperluas jaringan dengan mitra, serta melihat peluang pasar secara lebih luas,” ujarnya.

Perjalanan ini sekaligus membuktikan bahwa ide kreatif yang dikelola secara konsisten dapat tumbuh menjadi usaha bernilai ekonomi tinggi dan berkelanjutan.