Mahasiswa UNM Kembali Temui PT KAI

NusamandiriNews, Jakarta – Tim DISABI (Disability Smart Accessibility) dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menyampaikan laporan tindak lanjut serta menyerahkan prototype inovasi kepada PT KAI DAOP 1 Jakarta pada Jumat (25/9). Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan diseminasi gagasan yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Kamis (27/8), silam.

Sistem DISABI Smart Accessibility dirancang untuk mempermudah penyandang disabilitas saat memanfaatkan layanan transportasi publik. Solusi ini mengombinasikan aplikasi digital berfitur informasi rute dan fasilitas ramah disabilitas dengan inovasi fisik berupa automatic platform extender untuk menutup celah peron kereta.

Baca juga:Dukung Aksesibilitas Disabilitas, UNM Disseminasikan Inovasi DISABI ke PT KAI

Mahasiswa UNM Kembali Temui PT KAI

Humas Tim DISABI, Keysha Meyuna, mengungkapkan bahwa penyerahan prototype ini menjadi tahapan penting untuk menguji kelayakan inovasi langsung di mata pengelola transportasi.

“Kami membawa laporan perkembangan dan prototype DISABI agar pihak KAI dapat melihat gambaran konkret inovasi ini. Masukan langsung dari KAI menjadi bahan evaluasi yang sangat berarti bagi kami untuk menyempurnakan aplikasi dan sistem fisiknya,” kata Keysha dalam rilis yang diterima, pada Rabu (30/9).

Baca juga:Bantu Aksesibilitas Disabilitas, Mahasiswa UNM Ciptakan DISABI Smart Accessibility

Sementara itu, Ketua Program Studi (prodi) Bisnis Digital UNM, Lia Mazia, serta Dosen Pendamping, Johan Hendri Prasetyo, turut mengapresiasi konsistensi mahasiswa dalam menindaklanjuti masukan industri.

“Komitmen ini menegaskan peran Universitas Nusa Mandiri dalam mendorong mahasiswanya melahirkan inovasi berbasis teknologi yang berdampak nyata bagi terwujudnya layanan transportasi publik yang inklusif,” ungkap Johan sebagai dosen pendamping.