Bahas Riset Kecerdasan Komputasi

NusamandiriNews, Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sukses menyelenggarakan kegiatan Studium Generale bertajuk “Shaping the Future Through Computational Intelligence: Exploring New Frontiers in Computer Science and Biomedical Informatics” pada Senin (5/10). Acara yang berlangsung secara hybrid ini digelar di Aula UNM Kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok, serta disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan akademik ini menghadirkan Kepala NEX.AI (Nusa Mandiri Excellence Center for Artificial Intelligence and Innovation) UNM, Dr. Ali Khumaidi, M.Kom., sebagai narasumber utama. Ia memaparkan pentingnya perubahan paradigma berpikir bagi mahasiswa pascasarjana dalam melakukan riset teknologi.

Baca juga:Universitas Nusa Mandiri Perluas Peminatan Riset Komputasi dan Biomedis

Bahas Riset Kecerdasan Komputasi

Dalam penyampaian materinya, Dr. Ali menekankan agar para peneliti tidak memulai sebuah riset berorientasi kecerdasan buatan hanya dari pemilihan algoritma belaka. Menurutnya, fondasi riset yang kuat justru berakar dari pemahaman mendalam terhadap permasalahan nyata di lapangan.

“Jangan memulai riset dari algoritmanya, mulailah dari masalahnya,” kata Dr. Ali saat memberikan materi di hadapan para peserta.

Ia menjelaskan bahwa kebaruan atau novelty dalam riset tidak selalu berarti harus menciptakan algoritma baru.

“Kebaruan dapat lahir dari penggunaan data baru, penggabungan beberapa metode, optimasi model, hingga penerapan teknologi pada domain yang berbeda,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Ali mengingatkan bahwa keberadaan ekosistem riset, seperti laboratorium, dana hibah, maupun perangkat AI yang canggih, hanyalah sarana pendukung (enabler). Keberhasilan sebuah penelitian tetap bergantung pada kualitas pertanyaan riset dan ketelitian proses peneliti itu sendiri.

Baca juga:IEEE YESIST12 2026 Resmi Dibuka di Indonesia, Tempat Bagi Inovator Dunia

“Riset yang bermakna adalah riset yang melampaui publikasi ilmiah, karena yang kita cari adalah kontribusi dan perubahan nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

UNM sebagai Kampus Digital Bisnis terus berkomitmen untuk mendorong lahirnya inovasi dan kebaruan ilmiah dari para mahasiswa.

“Adanya Stadium General ini diharapkan mampu mencetak peneliti yang berdaya saing serta mampu memberikan dampak positif bagi industri dan masyarakat luas,” tandasnya.