Inovasi Pohon Buatan Berbasis Mikroalga Raih Winner

NusamandiriNews, Bekasi – Upaya menghadirkan solusi teknologi untuk persoalan lingkungan mendapat perhatian dalam IEEE YESIST12 2026 melalui proyek A Dual-Phase Microalgae-Based Artificial Tree for Urban Carbon Capture and Oxygen Regeneration. Proyek tersebut berhasil meraih predikat Winner pada kategori WePOWER Track.

Grand Finale IEEE YESIST12 2026 diselenggarakan pada 2–3 Oktober 2026 di Hall C BSI Convention Center, Bekasi. Dalam penyelenggaraannya di Jakarta, Universitas Nusa Mandiri (UNM) menjadi salah satu tuan rumah dan turut menjadi bagian dari perhelatan yang mempertemukan generasi muda, inovator, akademisi, dan profesional dari berbagai negara.

Baca juga:YESIST12 2026 Buka Jalan Generasi Muda ke Teknologi Sensor

Inovasi Pohon Buatan Berbasis Mikroalga Raih Winner

Pertemuan internasional tersebut menjadi wadah bagi peserta untuk berbagi gagasan, memperlihatkan hasil pengembangan inovasi, serta membangun pengalaman dan jejaring. Fokus kegiatan mencakup teknologi, inovasi, pengembangan kompetensi, dan kolaborasi lintas bidang.

Proyek pohon buatan berbasis mikroalga dikembangkan oleh Ms. Lavanya Devi V dan Mr. Sevenhillsvasa S. Inovasi tersebut mengangkat isu penangkapan karbon dan regenerasi oksigen di lingkungan perkotaan.

Pemanfaatan mikroalga menjadi bagian dari pendekatan teknologi yang ditawarkan untuk merespons tantangan lingkungan. Gagasan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana inovasi dapat dikembangkan dengan menggabungkan teknologi dan perhatian terhadap keberlanjutan.

Rangkaian IEEE YESIST12 2026 juga diisi dengan Workshop Young Professionals pada 2–3 Oktober 2026 di lantai 10 Wisma UBSI Kaliabang, Bekasi. Salah satu sesi workshop mengangkat tema “IEEE YP Indonesia – Recent Activities”.

Lavanya Devi V mengungkapkan bahwa penghargaan yang diperoleh menjadi dorongan untuk terus mengembangkan penelitian dan inovasi di bidang keberlanjutan.

UNM sebagai Kampus Digital Bisnis terus mendorong ruang pengembangan kreativitas dan inovasi generasi muda, termasuk melalui kegiatan yang mempertemukan pendidikan, teknologi, dan jejaring internasional.

Baca juga:Eco Friendly Smart Packaging System Raih Winner Innovation Challenge IEEE YESIST12 2026

Keberhasilan proyek tersebut pada WePOWER Track memperlihatkan bahwa persoalan lingkungan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan gagasan berbasis teknologi dan penelitian.

“Kami merasa sangat senang dan bersyukur dapat meraih penghargaan pada IEEE YESIST12 2026. Proyek ini merupakan upaya kami untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menjawab tantangan lingkungan, khususnya terkait karbon dan kualitas udara. Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk mengembangkan penelitian dan inovasi di bidang keberlanjutan,” ujar Lavanya.