
NusamandiriNews, Jakarta – Program Studi (prodi) Informatika Program Magister Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Digital Bisnis menyelenggarakan Seminar Proposal Tesis Periode 2-2026 secara daring melalui Zoom pada Jumat (9/10).
Kegiatan yang memasuki hari ketiga ini diikuti oleh tujuh mahasiswa. Mereka mempresentasikan beragam topik penelitian mulai dari Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, keamanan digital, blockchain, hingga Computer Vision.
Baca juga: S2 Informatika UNM Gelar Seminar Proposal Tesis Periode 2-2026
Magister Informatika UNM Sukses Gelar Seminar Proposal Tesis
Pada sesi pertama, Fikri Maulana memaparkan penelitian prediksi penyakit jantung, diikuti Nidya Sari Rahmawati yang membahas deteksi kecurangan transaksi keuangan. Selanjutnya, Achmad Yuyan, Imam Mudin, dan Syaiful Ginanjar mempresentasikan topik keamanan data kesehatan, autentikasi presensi digital, serta deteksi anomali visual.
Sesi siang dilanjutkan oleh Erlan Bachtiar dan Dimas Banu Dwi Hanggoro yang meneliti klasifikasi aktivitas manusia dan keamanan transaksi blockchain. Seluruh proposal dievaluasi secara ketat oleh tim dosen penguji, termasuk Dr. Agus Subekti, M.T. dan Dr. Kursehi Falgenti, M.Kom.
Ketua Prodi Informatika Program Magister UNM, Prof. Dr. Agus Subekti, M.T., menegaskan pentingnya seminar ini untuk menjaga standar riset.
“Melalui kegiatan ini, kami mendorong mahasiswa untuk mengembangkan penelitian yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga inovatif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan teknologi informasi,” kata Prof Agus dalam keterangan rilis yang diterima, pada Senin (12/10).
Baca juga:UNM dan BatStateU Resmi Buka Program COIL Technopreneurship 2026
Sementara itu, Sekretaris Prodi, Dr. Eni Heni Hermaliani, M.M., M.Kom., menambahkan bahwa masukan dari penguji akan memperkuat metodologi penelitian mahasiswa. Hal ini diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah yang relevan dan bernilai tinggi bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
“Dengan agenda tahunan ini, UNM terus memperkuat budaya riset akademik di lingkungan kampus. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam melahirkan lulusan magister yang kompeten, inovatif, dan siap menjawab tantangan di era transformasi digital,” tegasnya.







