
NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar pertemuan penjajakan kerja sama internasional secara daring bersama Asian Institute of Technology (AIT) pada Jumat (9/10). Pertemuan yang berlangsung melalui Zoom Meeting ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik global di tingkat pendidikan tinggi.
Dalam diskusi tersebut, delegasi UNM diwakili oleh Arif Hidayat, Panggah Muanif S, dan Farah Dinda Camila. Sementara itu, pihak AIT diwakili langsung oleh Program Director Dr. Ranadheer Mandadi serta Senior Administrative Officer Arthur Lance Gonzales.
Baca juga:Dorong Internasionalisasi Kampus, UNM Jajaki Kemitraan dengan AIT
Kerja Sama Internasional
Pertemuan awal ini menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk saling mengenal serta mengidentifikasi potensi kolaborasi yang saling menguntungkan. Peluang kerja sama yang dijajaki mencakup pengembangan kegiatan akademik, pertukaran pengetahuan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Humas Universitas Nusa Mandiri, Panggah Muanif S, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian penting dari komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan daya saing perguruan tinggi.
“Penjajakan kerja sama dengan Asian Institute of Technology ini merupakan komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam memperluas jejaring internasional. Kami berharap diskusi awal ini dapat menjadi pijakan untuk menghadirkan program kolaborasi yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi seluruh sivitas akademika,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (14/10).
Baca juga:UNM Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Asian Institute of Technology Thailand
Ia menambahkan bahwa komunikasi intensif akan terus dilakukan guna mematangkan bentuk kerja sama konkret yang dapat segera diimplementasikan oleh kedua institusi.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus konsisten membangun kemitraan strategis dengan berbagai lembaga pendidikan global. Langkah internasionalisasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta membuka peluang berwawasan global bagi seluruh mahasiswa dan tenaga pendidik,” tegasnya.







