UNM Sukses Gelar Sosialisasi Bimbingan Tugas Akhir

NusamandiriNews, Jakarta — Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pengajaran (LPPP) Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, menggelar Sosialisasi dan Pendaftaran Bimbingan Tugas Akhir Periode 2-2026 pada Jumat (2/10). Acara yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom ini diikuti oleh para dosen pembimbing serta mahasiswa dari Fakultas Teknologi Informasi (FTI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Kegiatan ini digelar untuk menjawab tantangan terkait perbedaan pemahaman panduan penulisan tugas akhir yang terus berkembang di tingkat program studi. Penyelarasan persepsi dinilai krusial agar proses pembimbingan berjalan efektif dan terarah.

Baca juga: UNM Perkuat Jejaring Strategis, Ikuti Sosialisasi Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026

UNM Sukses Gelar Sosialisasi Bimbingan Tugas Akhir

Dekan FTI UNM, Dr. Anton, menyampaikan bahwa peran dosen pembimbing sangat menentukan kualitas karya ilmiah yang dihasilkan mahasiswa. Pembimbingan yang ideal membutuhkan pemahaman mendalam terkait aturan penulisan terkini.

“Peran dosen pembimbing sangat vital dalam memastikan mahasiswa menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Pemahaman dosen mengenai outline dan ketentuan penulisan Tugas Akhir menjadi kunci untuk membimbing mahasiswa sesuai dengan pedoman yang ditetapkan,” katanya dalam sambutannya.

Pada sesi materi, Supriyadi selaku narasumber memaparkan berbagai syarat serta bentuk outline tugas akhir yang dapat dipilih mahasiswa FTI dan FEB. Ia juga memaparkan opsi outline Rekognisi Tugas Akhir sebagai alternatif pengganti skripsi dengan luaran yang setara.

Selain teknis penulisan, Supriyadi menekankan etika pembimbingan, hak dan kewajiban dosen, hingga larangan gratifikasi. Langkah pencegahan gratifikasi ini ditegaskan untuk menjaga integritas akademik dosen maupun mahasiswa.

“Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru bagi dosen-dosen pembimbing dalam mengelola mahasiswa bimbingannya, serta meningkatkan kualitas luaran mahasiswa program studi masing-masing,” tutur Supriyadi.

Ketua LPPP UNM, Nurmalasari, menegaskan komitmen lembaga dalam mengawal standar mutu pendampingan tugas akhir di lingkungan kampus. Sosialisasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terciptanya proses bimbingan yang transparan dan akuntabel.

Baca juga:Mahasiswa Doktoral UNM Timba Ilmu Kecerdasan Komputasi di Studium Generale

“Kami ingin memastikan seluruh proses pembimbingan memiliki acuan yang jelas dan seragam. Lewat sosialisasi ini, LPPP UNM berkomitmen mendampingi para dosen dan mahasiswa agar seluruh luaran tugas akhir memenuhi standar akademik yang tinggi,” terangnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (7/10).

Melalui sosialisasi ini, UNM berharap sinergi antara dosen pembimbing dan mahasiswa semakin solid. Langkah berkelanjutan ini menjadi bentuk komitmen kampus dalam melahirkan lulusan unggul yang berintegritas serta siap bersaing di dunia kerja.