UNM dan Kampus Filipina Gelar COIL

NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, resmi memulai program kolaborasi internasional COIL for Technopreneurship 2026 bersama Batangas State University (BatStateU) Filipina. Peluncuran program yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom ini diawali dengan kegiatan Opening & Orientation Program pada Jumat (9/10).

Program yang berlangsung mulai Oktober 2026 hingga Januari 2027 ini melibatkan dosen dan mahasiswa dari Fakultas Teknologi Informasi (FTI) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNM, khususnya Program Studi (prodi) Manajemen dan Bisnis Digital. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat kompetensi technopreneurship sekaligus memperluas wawasan akademik global.

Baca juga:UNM dan BatStateU Filipina Gelar Pembelajaran Lintas Negara COIL Technopreneurship

UNM dan Kampus Filipina Gelar COIL

Dekan FEB UNM, Dr. Ida Zuniarti, hadir mewakili fakultas dan menyampaikan sambutan penutup pada sesi orientasi tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas negara dalam menciptakan wadah belajar yang inovatif bagi para mahasiswa.

“Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperluas wawasan internasional, tetapi juga mendorong pertukaran pengetahuan, pemahaman lintas budaya, serta pengembangan ide-ide inovatif di bidang technopreneurship dan bisnis digital,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Senin (12/10).

Baca juga:UNM dan BatStateU Resmi Buka Program COIL Technopreneurship 2026

Melalui pendekatan Collaborative Online International Learning (COIL), peserta diajak mengasah keterampilan design thinking, komunikasi lintas budaya, dan kolaborasi dalam lingkungan digital. Para mahasiswa dari Indonesia dan Filipina akan bekerja sama merancang gagasan hingga prototipe bisnis digital yang inovatif.

“Program ini menegaskan komitmen FEB UNM dalam menghadirkan sistem pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan perkembangan teknologi masa kini. Langkah strategis ini diharapkan mampu mencetak generasi technopreneur yang kreatif, berdaya saing tinggi, serta siap menghadapi tantangan pasar global,” ungkapnya.