
Dua tawaran kerja datang hampir bersamaan. Gajinya mirip, posisinya sama-sama menarik, tetapi satu berstatus kontrak dan satu lagi karyawan tetap. Banyak lulusan baru langsung memilih yang tetap tanpa bertanya lebih jauh. Padahal, PKWT adalah status kerja yang cukup umum dan punya konsekuensi tersendiri yang layak anda pahami lebih dulu.
Buat anda yang baru lulus, memahami PKWT adalah bekal sebelum menandatangani apa pun. Biar lebih kebayang, kita bandingkan PKWT dengan PKWTT, lalu lihat cara membaca tawaran kerja secara teliti.
PKWT Adalah Status Kontrak dengan Jangka Waktu
PKWT adalah singkatan dari Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. Artinya, hubungan kerja dibuat untuk jangka waktu tertentu atau untuk pekerjaan tertentu, lalu berakhir sesuai kesepakatan. Dasar pengaturannya mengacu pada peraturan ketenagakerjaan, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 yang menjadi aturan turunan Undang-Undang Cipta Kerja.
Karena PKWT adalah perjanjian berbatas waktu, perusahaan biasanya memakainya untuk pekerjaan proyek, musiman, atau yang sifatnya sementara. Beberapa perusahaan juga memakainya untuk menilai kecocokan sebelum menawarkan posisi yang lebih panjang, meski hal itu tidak otomatis terjadi.
PKWTT Adalah Status Karyawan Tetap
Lawan dari PKWT adalah PKWTT, yaitu Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu. PKWTT adalah status yang lazim dikenal sebagai karyawan tetap, sebab hubungan kerjanya tidak dibatasi tanggal berakhir. Pada status ini, masa percobaan umumnya boleh diterapkan, sedangkan pada PKWT penjelasan praktisi menyebut masa percobaan tidak dikenakan.
Perbedaan lain yang sering dibahas ada pada hak saat hubungan kerja berakhir. Pekerja PKWT berhak atas uang kompensasi ketika kontraknya selesai, sebagaimana diatur dalam PP Nomor 35 Tahun 2021. Sementara pada PKWTT, hak saat berakhirnya hubungan kerja mengikuti ketentuan pemutusan hubungan kerja. Rinciannya perlu dicek pada peraturan terbaru.
Baca juga: Kisaran Gaji dan Jenjang Karir Supply Chain Analyst di Indonesia
Cara Membaca Tawaran Kerja Sebelum Menerima
Jangan hanya melihat angka gaji. Berikut hal yang perlu diperiksa agar anda paham apa yang sebenarnya ditawarkan, apalagi bila PKWT adalah status yang tertulis di surat tawaran.
- Status dan jangka waktu. Cek apakah kontraknya PKWT atau PKWTT, lalu lihat tanggal mulai dan berakhir.
- Uraian pekerjaan. Pastikan sesuai dengan yang dibicarakan saat wawancara.
- Gaji dan tunjangan. Periksa komponen, jadwal pembayaran, dan Tunjangan Hari Raya.
- Jaminan sosial. Tanyakan kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
- Ketentuan perpanjangan. Cari tahu apakah kontrak dapat diperpanjang dan bagaimana prosedurnya.
- Hak uang kompensasi. Pastikan anda paham hak ini bila PKWT adalah status anda.
- Ketentuan berakhirnya hubungan kerja sebelum waktunya.
Tidak perlu sungkan bertanya kepada bagian personalia, sebab memahami apa itu PKWT adalah hak anda sebagai calon pekerja. Pertanyaan yang jelas justru menunjukkan bahwa anda teliti dan serius.
Mana yang Lebih Baik Bila PKWT Adalah Tawaran Pertama Anda
Tidak ada jawaban tunggal. Status tetap menawarkan kepastian jangka panjang, tetapi posisi kontrak bisa menjadi pintu masuk yang berharga, terutama di industri teknologi dan bisnis digital yang banyak bekerja berbasis proyek. Pengalaman pertama sering lebih penting daripada status pada tahun awal karier.
Namun, PKWT adalah pilihan yang sebaiknya diambil dengan mata terbuka. Pertimbangkan rencana keuangan setelah kontrak berakhir, peluang diperpanjang, serta kesempatan belajar yang ditawarkan. Bila PKWT adalah satu-satunya tawaran yang tersedia, manfaatkan masa kontrak untuk membangun portofolio dan jejaring.
Perubahan Status dan Hal yang Perlu Diwaspadai pada PKWT
Dalam kondisi tertentu, dan ini penting karena PKWT adalah status yang tidak bisa dipakai sembarangan, status PKWT dapat dipersoalkan atau berubah menjadi PKWTT, misalnya bila perjanjian tidak memenuhi ketentuan. Namun, ketentuan ini bisa berubah dan penerapannya bergantung pada fakta di lapangan. Tulisan ini hanya informasi umum dan bukan nasihat hukum, jadi untuk kasus yang spesifik, tanyakan kepada pihak berwenang atau konsultan hukum ketenagakerjaan.
Hindari juga menandatangani dokumen yang masih kosong atau belum anda pahami. Simpan salinan perjanjian yang sudah ditandatangani, karena dokumen itu menjadi pegangan anda bila terjadi perbedaan pemahaman.
Menyiapkan Karier di Universitas Nusa Mandiri
Pemahaman tentang kontrak kerja berguna bagi siapa pun yang segera masuk dunia kerja. Universitas Nusa Mandiri (UNM) menyediakan program studi Manajemen, Bisnis Digital, Sistem Informasi, Informatika, dan Sains Data yang dirancang relevan dengan kebutuhan industri.
UNM terakreditasi BAN-PT, dan kompetensi lulusannya diakui secara nasional untuk karier profesional. Biaya pendidikannya ramah dan fleksibel, dengan pembayaran yang mudah dilakukan secara online. UNM dapat menjadi salah satu alternatif pendidikan yang dapat dipertimbangkan bagi anda yang ingin menyiapkan karier sejak sekarang.
Jadi, PKWT adalah status yang perlu dibaca dengan teliti, bukan dihindari atau diterima begitu saja.







