UNM Gandeng UAD Gelar FGD Hilirisasi Inovasi

NusamandiriNews, Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar kegiatan koordinasi dan Focus Group Discussion (FGD) bersama tim pakar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta di UNM Kampus Jatiwaringin, Jl Raya Jatiwaringin No 2, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, pada Selasa (3/11). Forum riset multidisiplin ini berfokus pada pengembangan dan hilirisasi inovasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) bertajuk SPECTRASEED-AI.

Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus mendorong transformasi hasil penelitian menjadi solusi teknologi yang bernilai ekonomi. Inovasi platform portabel Vis/NIR ini dirancang untuk skrining cepat dan nondestruktif terhadap mutu fisiologis benih kedelai dan jagung guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Dorong Riset Kebaruan, UNM Gelar Studium Generale Informatika Doktor

UNM Gandeng UAD Gelar FGD Hilirisasi Inovasi

FGD ini menghadirkan enam pakar UAD yang dipimpin oleh Dr. Umi Salamah, S.Si., M.Sc. Pembahasan mencakup kesiapan teknologi deep learning, kelayakan finansial, hingga aspek legalitas komersialisasi produk riset di sektor pertanian.

Dosen Program Studi (prodi) Informatika Program Doktor UNM sekaligus Ketua Tim Pengembangan SPECTRASEED-AI, Dr. Ali Khumaidi, M.Kom., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam mematangkan hilirisasi riset.

“Melalui kolaborasi dan FGD bersama tim pakar UAD, kami ingin memastikan teknologi SPECTRASEED-AI tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap terimplementasi secara komersial di industri pertanian,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (3/11).

Baca juga:Akreditasi Unggul Jadi Bukti, Doktor Informatika UNM Serius Garap Riset Teknologi

Ia menjelaskan bahwa sinergi ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan business matching agar inovasi berbasis AI dapat memberikan dampak langsung bagi efisiensi pengujian benih nasional.

“Melalui sinergi antarperguruan tinggi ini, UNM berkomitmen untuk terus melahirkan terobosan teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri modern,” tegasnya.