NusamandiriNews, Jakarta–Pilihan menjalani bisnis high risk–high return di usia muda menjadi bukti keberanian sekaligus kedewasaan berpikir Muhamad Naufal Amirul Ma’arif, mahasiswa program studi (prodi) Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis.
Sejak awal, Naufal menyadari bahwa masa muda adalah fase terbaik untuk mengambil risiko yang terukur.
“Motivasi saya bukan sekadar profit. Saya ingin membangun sesuatu yang nyata, berdampak, dan berkelanjutan. Disiplin, integritas, dan konsistensi adalah nilai yang saya pegang dalam membangun ZAMA AUTO SPORT,” ungkapnya dalam wawancara eksklusif, pada Rabu (11/2).
Baca juga: Prodi Bisnis Digital UNM Siap Cetak Inovator Digital, Apakah Kamu Siap?
Berani Ambil Risiko di Usia Muda
Di tengah kesibukan proyek, Naufal tetap menempatkan akademik sebagai prioritas. Ia secara sadar memilih UNM karena mampu mengakomodasi kebutuhan mahasiswa aktif dan produktif.
“Waktu kuliah saya anggap sangat penting. Karena itu, saat jadwal akademik berlangsung, saya sengaja mengosongkan agenda bisnis. UNM memberi ruang bagi saya untuk fokus belajar tanpa kehilangan ritme berwirausaha,” katanya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Sains Data UNM, Tati Mardiana, menilai pendekatan tersebut mencerminkan kedewasaan mahasiswa.
“Kami di Universitas Nusa Mandiri mendorong mahasiswa untuk berprestasi secara utuh. Apa yang dilakukan Naufal menunjukkan bahwa lingkungan Kampus Digital Bisnis mampu melahirkan mahasiswa yang seimbang antara akademik, karakter, dan inovasi,” jelas Tati.










