
NusamandiriNews, Jakarta — Memiliki ijazah sarjana kini bukan satu-satunya modal untuk memenangkan persaingan dunia kerja. Kompetensi, kemampuan beradaptasi, pengalaman industri, dan penguasaan teknologi menjadi bekal penting bagi lulusan untuk membangun karier maupun mengembangkan bisnis.
Menjawab kebutuhan ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai bagian dari Kampus Digital Bisnis menghadirkan pendidikan berbasis digital yang dirancang untuk membentuk lulusan unggul, mandiri, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan industri.
Baca juga:IEP 3+1 FEB Universitas Nusa Mandiri Bekali Mahasiswa Pengalaman Kerja Sebelum Lulus
FEB UNM Siapkan Lulusan Siap Kerja
FEB UNM memiliki dua program studi sarjana, yakni Program Studi Manajemen dan Program Studi Bisnis Digital. Program Manajemen membekali mahasiswa dengan kompetensi manajemen, bisnis, pemasaran, keuangan, dan kewirausahaan. Sementara Bisnis Digital diarahkan pada bidang digital marketing, e-commerce, startup, business analytics, hingga transformasi bisnis berbasis teknologi.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri, Dr. Ida Zuniarti, mengatakan pendidikan tinggi harus mampu menjawab perubahan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.
“Kami ingin mahasiswa FEB Universitas Nusa Mandiri tidak hanya memperoleh gelar akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Karena itu, pembelajaran diarahkan untuk membangun kemampuan profesional, adaptasi digital, berpikir inovatif, dan keberanian menciptakan peluang,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (20/8).
Ia menyampaikan bahwa FEB UNM juga membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK maupun profesional yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikan melalui Kelas Reguler dan Kelas Karyawan. Kelas Karyawan dilaksanakan setiap Jumat dan Sabtu, sehingga mahasiswa dapat tetap menjalankan aktivitas pekerjaan sambil menempuh pendidikan tinggi.
“Bagi mereka yang sudah bekerja, pendidikan tinggi tidak harus menjadi penghalang aktivitas profesional. Justru kami ingin memberikan pilihan pembelajaran yang lebih fleksibel agar mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi sekaligus tetap produktif,” tambah Ida.
Kembali, ia menegaskan bahwa salah satu keunggulan Universitas Nusa Mandiri adalah Internship Experience Program (IEP) 3+1. Melalui program ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan menjalani tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun pengalaman magang profesional di perusahaan atau industri.
“Pengalaman menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun portofolio, jejaring profesional, kemampuan kerja, dan pemahaman terhadap budaya industri sebelum menyelesaikan pendidikan,” ungkapnya.
Menurut Ida, pengalaman langsung di dunia kerja menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang lebih siap menghadapi persaingan.
Baca juga:Lulus Kuliah Bawa Pengalaman Kerja? Ini Jurus FEB UNM Cetak Talenta Siap Industri
“Pengalaman industri memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menguji pengetahuan yang diperoleh di kelas dalam situasi nyata. Harapannya, ketika lulus mereka tidak hanya siap mencari pekerjaan, tetapi juga siap menciptakan peluang dan mengembangkan usaha,” jelasnya.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong mahasiswa agar mampu memadukan kompetensi bisnis dengan perkembangan teknologi. Semangat tersebut sejalan dengan tagline “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”.
Bagi calon mahasiswa yang ingin memilih jalur karier di bidang manajemen, bisnis, maupun ekonomi digital, FEB Universitas Nusa Mandiri membuka kesempatan melalui Program Studi Manajemen dan Bisnis Digital.
Jangan hanya mengejar gelar. Bangun kompetensi, kumpulkan pengalaman, dan siapkan karier sejak kuliah. Informasi dan pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan secara online melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id/. Informasi resmi Universitas Nusa Mandiri https://nusamandiri.ac.id/.








