NusamandiriNews, Jakarta – Kesuksesan sebuah kegiatan mahasiswa tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang hadir, tetapi juga dari proses pembelajaran yang dialami para pengurus organisasi di balik layar. Hal inilah yang tercermin dalam penyelenggaraan Workshop Artificial Intelligence (AI) bertema “From Basic Algorithm to Real World Application” yang digelar Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMSI) Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, pada Selasa (9/6).
Workshop yang diikuti sekitar 60 peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum tersebut tidak hanya menjadi sarana peningkatan literasi teknologi, tetapi juga menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk mengasah berbagai keterampilan profesional yang dibutuhkan di dunia kerja.
Baca juga:Belajar AI dari Nol hingga Implementasi, Workshop HIMSI UNM Diserbu Peserta
HIMSI UNM Cetak Mahasiswa Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
Di balik pelaksanaan kegiatan, mahasiswa terlibat langsung dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan konsep acara, penyusunan strategi publikasi, koordinasi dengan narasumber, pengelolaan peserta, hingga memastikan kegiatan berjalan lancar. Proses tersebut menjadi pengalaman berharga yang melengkapi pembelajaran akademik yang diperoleh di ruang kelas.
Rangga dari Bidang Kemahasiswaan Universitas Nusa Mandiri menilai bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan nonteknis (soft skills) yang semakin dibutuhkan oleh industri.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang materi yang disampaikan kepada peserta. Bagi panitia, ini adalah proses belajar yang sangat berharga untuk melatih kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, kemampuan menyelesaikan masalah, hingga keterampilan mengelola sebuah kegiatan secara profesional,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (12/6).
Menurutnya, pengalaman mengelola kegiatan dengan peserta yang beragam menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia profesional yang menuntut kemampuan kolaborasi dan adaptasi yang tinggi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus mendorong mahasiswa untuk aktif berorganisasi dan terlibat dalam berbagai kegiatan pengembangan diri sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kompetensi masa depan.
“Dunia kerja saat ini tidak hanya mencari lulusan yang unggul secara akademik. Kemampuan berkomunikasi, memimpin tim, berkolaborasi, dan mengelola proyek menjadi nilai tambah yang sangat dicari perusahaan. Organisasi mahasiswa menjadi salah satu wadah terbaik untuk mengembangkan kemampuan tersebut,” tambahnya.
Baca juga: 9 Mahasiswa HIMSI UNM Lolos Fast Track IndonesiaNEXT, Bukti Kampus Digital Bisnis Tak Sekadar Teori
Melalui penyelenggaraan Workshop AI ini, HIMSI tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan, tetapi juga membuktikan bahwa organisasi kemahasiswaan mampu menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, dan profesionalisme.
Sejalan dengan semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan berbagai ruang pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa berkembang tidak hanya sebagai akademisi, tetapi juga sebagai calon pemimpin yang siap menghadapi tantangan era digital dan dunia kerja masa depan.










